STUDI PENURUNAN TEMPERATUR DARI RADIATIVE COOLING PAINT DAN KINERJANYA DI INDONESIA
Kinerja penurunan temperatur radiative cooling paint (RCP) dipengaruhi konsentrasi volume pigmen (KVP), jenis pigmen, ketebalan, lokasi pengujian dan substrat dimana RCP diaplikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui KVP optimal (tidak retak dan memiliki penurunan temperatur tertinggi), pigmen dengan penurunan temperatur tertinggi, ketebalan lapisan RCP yang optimal (memiliki penurunan temperatur tertinggi), membandingkan kinerja penurunan temperatur RCP dengan cat komersial, mengetahui kinerja penurunan temperatur RCP pada kondisi lingkungan di Indonesia, dan pada atap bangunan. Dibuat sampel RCP dengan lima variasi KVP (40-80%), dari lima pigmen (CaCO3, BaSO4, MgO, TiO2, SiO2), yang diaplikasikan pada pelat aluminium. Kemudian diamati dan dilakukan pengujian (dibawah sinar matahari langsung), sehingga diketahui KVP yang optimal untuk setiap pigmen. Kemudian dilakukan pengujian untuk lima pigmen tersebut dengan KVP optimalnya secara bersamaan, sehingga diketahui pigmen dengan penurunan temperatur tertinggi. Kemudian dilakukan pengujian sampel RCP dari pigmen dengan penurunan temperatur tertinggi dan KVP optimalnya yang divariasikan menjadi lima ketebalan (100-500 μm), sehingga diketahui ketebalan lapisan yang optimal. Kemudian dilakukan pengujian sampel RCP dan cat komersial untuk dibandingkan penurunan temperaturnya. Kemudian dilakukan pengujian pada dua lokasi yang berbeda elevasi di Indonesia (33 dan 759 mdpl), untuk mengetahui tren penurunan temperaturnya. Kemudian sampel RCP diaplikasikan pada atap bangunan dan dilakukan pengujian. Hasilnya, KVP yang optimal untuk RCP dari pigmen CaCO3, BaSO4, MgO, TiO2 adalah 60%, untuk SiO2 adalah 40%. RCP dari pigmen BaSO4 memiliki penurunan temperatur tertinggi. Ketebalan lapisan RCP yang optimal adalah 400 μm. Kinerja penurunan temperatur RCP 46,3% lebih tinggi daripada cat komersial Puffin Paint varian anti-heat. Kinerja penurunan temperatur RCP di Indonesia dapat berbeda di setiap lokasi dengan tren-nya adalah semakin tinggi iradiasi matahari (kelembaban udara semakin rendah) serta semakin rendah elevasi, maka kinerja penurunan temperatur RCP semakin tinggi. Penurunan temperatur rata-rata pada atap bangunan yang dilapisi RCP yaitu 6ºC (seng), 6,4ºC (genteng tanah liat), dan 14,1ºC (genteng metal pasir).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).STUDI PENURUNAN TEMPERATUR DARI RADIATIVE COOLING PAINT DAN KINERJANYA DI INDONESIA ().Magister Tenik Mesin:FTI
Chicago Style
.STUDI PENURUNAN TEMPERATUR DARI RADIATIVE COOLING PAINT DAN KINERJANYA DI INDONESIA ().Magister Tenik Mesin:FTI,2025.Text
MLA Style
.STUDI PENURUNAN TEMPERATUR DARI RADIATIVE COOLING PAINT DAN KINERJANYA DI INDONESIA ().Magister Tenik Mesin:FTI,2025.Text
Turabian Style
.STUDI PENURUNAN TEMPERATUR DARI RADIATIVE COOLING PAINT DAN KINERJANYA DI INDONESIA ().Magister Tenik Mesin:FTI,2025.Text