MODEL PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KURVA BELAJAR PEKERJA


Setiap perusahaan tentu ingin mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Permasalahan yang sering terjadi saat ini khususnya di lantai produksi berdasarkan penelitian yang telah lalu adalah perencanaan produksi yang kurang optimal yang dapat menyebabkan tingginya biaya produksi. APP (Agregate Production Planning) merupakan salah satu upaya sistem produksi yang efisien. Dalam kondisi aktual, keputusan perencanaan produksi agregat, input produksi, dan parameter perencanaan yang relevan pada dasarnya tidak tepat, sehingga menghasilkan kompleksitas yang signifikan dalam pembuatan jadwal induk produksi. Penelitian ini membahas perencanaan produksi dengan mempertimbangkan kurva belajar pekerja. Model pemrograman linier dikembangkan untuk menghasilkan rancana produksi yang layak dan/atau optimal. Dengan memanfaatkan teknik pemodelan matematika dan mempertimbangkan berbagai kendala, penelitian menawarkan metodologi sistematis untuk menghasilkan rencana yang layak dan optimal dalam lingkungan manufaktur. Dalam penelitian ini diusulkan model APP dengan mempertimbahkan kurva belajar pekerja terhadap data hipotetis dengan menggunakan metode mixed integer nonlinear programming dengan bantuan perangkat lunak Lingo 20.0. Dalam pengujian model terhadap data hipotetis, dilakukan pengujian dengan dua sekenario. Skenario pertama adalah perubahan jumlah Q (hasil produksi per orang/hari) dengan jumlah Q = 2,
dan 8. Skenario kedua adalah perubahan nilai ℓ (learning gradient) untuk pekerja baru, mulai dari 0.15 s.d 0.55. Kedua skenario tersebut diuji terhadap 5 data set permintaan yang merupakan data hipotetis. Beardasarkan hasil penelitian bahwa nilai Q dan ℓ memiliki pengaruh signifikan terhadap APP dalam menentukan jumlah tenaga kerja dan menghsilkan TC (Total Cost) minimum. TC minimum diperoleh ratarata pada saat ℓ =0.3-0.4. Model yang diusulkan menunjukkan jumlah tenega kerja berdasarkan perubahan Q dan ℓ . Jumlah H (pekerja yang direkrut) menurun dan F (jumlah pekerja yang diberhentikan) meningkat saat Q semakin besar. Saat terjadi perubahan jumlah H dan F rata-rata terjadi pada saat nilai ℓ = 0.3-0.4.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Ulfi Nurfaizah / 622022004 - Personal Name
Dr. Dwi Kurniawan. S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 9MTI/25
Subyek Perencanaan Produksi Agregat; Learning Curve; Lear
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2025
Jurusan Magister Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2025).MODEL PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KURVA BELAJAR PEKERJA().Magister Teknik Industri:FTI

.MODEL PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KURVA BELAJAR PEKERJA().Magister Teknik Industri:FTI,2025.Text

.MODEL PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KURVA BELAJAR PEKERJA().Magister Teknik Industri:FTI,2025.Text

.MODEL PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KURVA BELAJAR PEKERJA().Magister Teknik Industri:FTI,2025.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id