PENERAPAN KONSEP “DANUM AKAN PAMBELUM” DENGAN UNSUR RAGAM HIAS BUDAYA DAYAK PADA DESAIN INTERIOR SWISS BELHOTEL PALANGKA RAYA
Laporan tugas akhir ini merupakan hasil pengkajian budaya Dayak yang diolah menjadi konsep desain interior Swiss-Belhotel Palangka Raya dengan pendekatan modern. Perancangan dilakukan dengan menganalisis elemen budaya Dayak, seperti motif Batang Garing, ornamen Talawang, dan filosofi lokal. Unsur air sebagai simbol kehidupan dan keseimbangan turut diangkat untuk menciptakan healing experience bagi pengunjung.
Hasil desain mengintegrasikan budaya Dayak secara visual dan konseptual melalui pemilihan material, zonasi, elemen dekoratif, dan layout yang mencerminkan identitas lokal. Pendekatan ini tidak hanya menciptakan ruang yang estetis dan fungsional, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya di tengah kota yang berkembang. Desain ini diharapkan menjadi representasi baru yang unik dan berbeda, serta memperluas eksposur budaya Dayak dalam ranah desain interior nasional.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).PENERAPAN KONSEP “DANUM AKAN PAMBELUM” DENGAN UNSUR RAGAM HIAS BUDAYA DAYAK PADA DESAIN INTERIOR SWISS BELHOTEL PALANGKA RAYA ().Desain Interior:FAD
Chicago Style
.PENERAPAN KONSEP “DANUM AKAN PAMBELUM” DENGAN UNSUR RAGAM HIAS BUDAYA DAYAK PADA DESAIN INTERIOR SWISS BELHOTEL PALANGKA RAYA ().Desain Interior:FAD,2025.Text
MLA Style
.PENERAPAN KONSEP “DANUM AKAN PAMBELUM” DENGAN UNSUR RAGAM HIAS BUDAYA DAYAK PADA DESAIN INTERIOR SWISS BELHOTEL PALANGKA RAYA ().Desain Interior:FAD,2025.Text
Turabian Style
.PENERAPAN KONSEP “DANUM AKAN PAMBELUM” DENGAN UNSUR RAGAM HIAS BUDAYA DAYAK PADA DESAIN INTERIOR SWISS BELHOTEL PALANGKA RAYA ().Desain Interior:FAD,2025.Text