<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19905">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS PENGARUH BESAR DAN ARAH HUJAN TERHADAP ARUS BOCOR ISOLATOR SILICONE RUBBER TIPE SUSPENSION DAN PIN 3 DALAM KONFIGURASI TUNGGAL DAN GANDA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0402016903 - Dr. Waluyo, S.T, M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SASGHIESWA BAYU ANDARU / 112018047</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Elektro]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Isolator merupakan komponen penting dalam sistem distribusi tenaga listrik yang berfungsi untuk menopang serta memisahkan konduktor bertegangan tinggi dari struktur pendukungnya. Beberapa faktor lingkungan, terutama curah hujan, dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kinerja isolator silicone rubber. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh curah hujan terhadap nilai arus bocor pada isolator silicone rubber tipe suspension dan pin 3, baik pada pemasangan tunggal maupun ganda. Dalam penelitian ini, digunakan isolator silicone rubber tipe suspension dan pin 3 pada pemasangan tunggal dan ganda yang diuji pada beberapa tingkat curah hujan (0,4 mm 0°, 0,6 mm 0°, 0,8 mm 0°, 1 mm 0°, 1 mm 30°, dan 1 mm 60. Pengukuran arus bocor dilakukan dengan rangkaian alat berupa variac untuk mengatur tegangan input ke transformator hingga mencapai 11,5 kV, voltage divider untuk membagi tegangan output transformator, serta resistor 100 kΩ yang dipasang pada keluaran isolator. Data arus bocor kemudian diobservasi menggunakan osiloskop dalam bentuk tampilan gelombang listrik. Penelitian ini berlangsung selama 20 hari dengan pengukuran yang dilakukan pada pagi, siang, dan malam hari. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan metode regresi, korelasi, kovarian, Principal Component Analysis (PCA), boxplot, serta ekstrapolasi data. Selain itu, dilakukan peramalan menggunakan metode Forecast.ets, Forecast.linear, dan TREND. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan curah hujan berbanding lurus dengan kenaikan arus bocor pada permukaan isolator. Dari hasil pengukuran, isolator silicone rubber tipe suspension tunggal memiliki nilai arus bocor tertinggi pada hujan 1 mm 0° di pagi hari (27,2 μA), dan terendah pada hujan 0,6 mm 0° di siang hari (22,78 μA). Pada tipe suspension ganda, arus bocor terbesar tercatat pada hujan 1 mm 30° di malam hari (27,2 μA), dan terendah pada hujan 0,4 mm 0° di siang hari (18,92 μA). Untuk tipe pin 3 tunggal, arus bocor paling tinggi ditemukan pada hujan 1 mm 0° di malam hari (80,9 μA) dan paling rendah pada hujan 1 mm 60° di pagi hari (55,3 μA). Sedangkan pada tipe pin 3 ganda, arus bocor tertinggi terjadi pada hujan 1 mm 30° di malam hari (39,9 μA) dan terendah pada hujan 0,4 mm 0° di pagi hari (27,8 μA). Dari hasil pengukuran yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa curah hujan mempengaruhi nilai arus bocor pada isolator silicone rubber, dengan kenaikan curah hujan sebanding dengan peningkatan arus bocor.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Arus Bocor, Curah Hujan, Faktor Lingkungan, Sudut ]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1555EL/25]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1555EL/25]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[1555EL/25]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="21760" url="" path="/112018047_1555EL.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ANALISIS PENGARUH BESAR DAN ARAH HUJAN TERHADAP ARUS BOCOR ISOLATOR SILICONE RUBBER TIPE SUSPENSION DAN PIN 3 DALAM KONFIGURASI TUNGGAL DAN GANDA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19905]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-20 11:10:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-20 11:10:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>