// <![CDATA[PENGATURAN SUHU KELEMBABAN DAN WAKTU PEMBERIAN NUTRISI UNTUK POLA COCOK TANAM HIDROPONIK PADA MODEL GREENHOUSE BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52.]]> TRESNA FUZIANDI / 11.2001.035 / EL Dosen Pembimbing 1
Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan pengaturan suhu, kelembapan dan waktu pemberian nutrisi untuk pola cocok tanam hidroponik pada sebuah model greenhouse berbasis mikrokontroler AT89S52. Dalam tugas akhir ini, suhu diatur agar berada di kisaran 25 oC - 27 oC dan kelembapan diatur agar berada di kisaran 69 % - 71%. Waktu pemberian nutrisi dapat di set sesuai dengan jenis hidroponik yang ditanam dengan rentang waktu 1 – 10 menit. Setting waktu tersebut digunakan untuk menentukan lamanya waktu pengaktifan dan penonaktifan pompa air yang akan mengalirkan nutrisi. Model greenhouse yang digunakan berukuran 70 cm x 50 cm x 50 cm berbahan plastik mika dengan rangka terbuat dari kayu. Sensor suhu menggunakan IC LM35DZ dan sensor kelembapan menggunakan modul sensor kelembapan HMZ-433A. Aktuator – aktuator yang digunakan adalah fan PC untuk menurunkan suhu, pemanas berupa hair dryer, solenoid valve untuk mengalirkan air ke sprinkler dan pompa air akuarium untuk mengalirkan nutrisi. Sistem bekerja dimulai dengan melakukan setting waktu pemberian nutrisi. Setting waktu ini disesuaikan dengan jenis hidroponik yang ditanam. Lalu diteruskan dengan membaca besaran – besaran fisis berupa suhu dan kelembapan di dalam model greenhouse. Data – data tersebut terlebih dahulu dikonversi ke bentuk digital menggunakan ADC 0831 dan dicek, lalu ditampilkan ke sebuah LCD matriks 16 x 2. Jika suhu < 25 oC, maka sistem akan mengaktifkan pemanas, sedangkan jika suhu > 27 oC, maka sistem akan mengaktifkan fan. Apabila kelembapan < 69%, sistem akan mengaktifkan solenoid valve yang akan mengalirkan air ke sprinkler lalu menyemprotkannya ke dalam greenhouse. Ketika kelembapan > 71 %, maka sistem akan mengaktifkan pemanas. Proses tersebut dilakukan hingga dicapai nilai – nilai suhu dan kelembapan sesuai dengan yang diinginkan. Pengaturan sistem secara keseluruhan menggunakan mikrokontroler AT89S52 yang sudah berisi instruksi-instruksi atau program yang dibuat dalam bahasa assembly. Pada pengujian sensor suhu didapat selisih hasil pada display dengan hasil yang terbaca oleh sensor sebesar 0,01 oC. Pada sensor kelembapan, tegangan output dan tampilan nilai kelembapan pada display berada pada batas-batas yang diberikan oleh datasheet sensor. Hasil pengujian waktu pemberian nutrisi menunjukkan adanya kelebihan waktu dari orde mili detik hingga 1 detik yang diakibatkan oleh besarnya siklus setiap instruksi. Hasil Pengujian seluruh sistem menunjukkan sistem berjalan baik dengan ciri – ciri aktifnya aktuator – aktuator ketika ada kondisi – kondisi suhu dan kelembapan yang berada di luar batas – batas yang diinginkan.