// <![CDATA[ANALISIS ASPEK EKONOMIS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL BERBAHAN BAKAR LIMBAH SEKAM PADI.]]> OKTO ROSIHAN MORA / 11.2001.130 / EL Dosen Pembimbing 1
Pada saat sekarang ini dapat diketahui bahwa harga bahan bakar minyak dunia terus naik seiring dengan waktu dikarenakan semakin menipisnya cadangan minyak bumi yang berasal dari fossil. Laju pertumbuhan konsumsi listrik Indonesia termasuk sangat tinggi didalam kawasan Asia sehingga menuntut pengembangan teknologi baru untuk memanfaatkan sumber energi alternatif karena adanya penurunan suplai energi yang berasal dari minyak bumi. Dengan kapasitas produksi beras nasional tidak kurang dari 30 juta ton per tahun, diperkirakan tercipta limbah sekam padi sebanyak 13 juta ton per tahun yang selama ini terbuang dan hanya termanfaatkan sekedarnya. Atas dasar itulah ide pengembangan pembangkit listrik tenaga Diesel berbahan bakar limbah sekam padi terlahir. Limbah sekam mempunyai nilai kalor yang tinggi dan kontinuitas yang terjamin. Laporan tugas akhir ini merupakan analisis mengenai aspek-aspek ekonomi penggunaan bahan bakar pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel berbahan bakar limbah sekam padi. Metodologi penelitian yang dilakukan menggunakan data pemakaian bahan bakar pada beban tertentu dibandingkan dengan penggunaan peralatan gasifikasi maupun tidak sehingga dapat terbukti penghematan yang terjadi pada saat menggunakan peralatan gasifikasi. Kelayakan investasi PLTD sekam padi dapat dibuktikan dengan ongkos/biaya produksi tahunan dibandingkan dengan PLTD konvensional dengan kapasitas yang sama. Terbukti pada penelitian yang dilakukan peralatan gasifikasi mampu menghemat HSD rata-rata 75 % sehingga menghemat biaya pembelian bahan bakar hingga Rp. 775 /kWh. Dengan adanya penghematan bahan bakar sehingga biaya produksi juga dapat berkurang dan juga salah satu upaya mendukung program nasional dalam rangka penghematan penggunaan bahan bakar minyak diharapkan PLTD sekam padi dapat dikembangkan didaerah-daerah potensial.