// <![CDATA[STUDI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN ABU KAYU SEBAGAI SUBTITUSI FLY ASH DAN PENAMBAHAN SILICA FUME PADA MATERIAL GEOPOLIMER BERBASIS REACTIVE POWDER]]> 0410069201 - Euneke Widyaningsih, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 SASKIA DWI PUTRI / 222021014 Penulis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu kayu sebagai substitusi fly ash terhadap kuat tekan mortar geopolimer berbasis Reactive Powder, serta mengevaluasi efektivitas penambahan silica fume dalam campuran. Fly ash sebagai bahan utama dalam binder geopolimer secara bertahap digantikan oleh abu kayu dalam berbagai proporsi, yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%, dengan variasi tambahan silica fume sebesar 3,5% dan 7%. Pengujian dilakukan pada umur perawatan 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi abu kayu secara signifikan menurunkan kuat tekan mortar. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kandungan silika dan alumina reaktif dalam abu kayu serta keberadaan karbon tak terbakar yang dapat mengganggu proses geopolymerisasi. Penambahan silica fume terbukti meningkatkan kuat tekan secara signifikan, khususnya pada variasi dengan kandungan 7%, karena sifatnya yang reaktif dan mampu memperbaiki kepadatan mikrostruktur. Variasi terbaik diperoleh pada komposisi 75% fly ash, 25% abu kayu, dan 7% silica fume dengan kuat tekan sebesar 45,4 MPa pada umur 28 hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa abu kayu berpotensi digunakan sebagai substitusi parsial fly ash dalam mortar geopolimer, namun perlu dikombinasikan dengan bahan tambahan seperti silica fume agar dapat mencapai performa mekanik yang optimal. Kata kunci: geopolimer, abu kayu, fly ash, silica fume, mortar, kuat tekan