// <![CDATA[PENGARUH RESIN EPOXY SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON POLIMER]]> 0410069201 - Euneke Widyaningsih, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 NIKEN ADZRA NABILLA / 222021024 Penulis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan resin epoksi sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan beton polimer, serta membandingkan peningkatannya dengan beton konvensional. Latar belakang penelitian ini adalah peningkatan kebutuhan semen dalam industri konstruksi yang berdampak pada eksploitasi sumber daya alam dan emisi CO2, sehingga beton polimer berbasis resin epoksi diusulkan sebagai alternatif. Metodologi penelitian melibatkan eksperimen di laboratorium dengan pembuatan 45 benda uji mortar kubus dan 18 benda uji beton silinder. Variasi persentase resin epoksi yang digunakan adalah 15%, 20%, 25%, dan 30%, dengan perbandingan resin dan hardener 2:1. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi semen dengan resin epoksi mengakibatkan penurunan nilai kuat tekan. Kuat tekan mortar rata-rata pada umur 28 hari untuk variasi 0%, 15%, 20%, 25%, dan 30% secara beturut turut sebesar 30,3 MPa; 25,5 MPa; 21,5 MPa; 17 MPa; 15,3 MPa. Kuat tekan beton rata-rata pada umur 28 hari untuk variasi 0% (baseline) adalah 30,3 MPa, sedangkan variasi 15% adalah 25,5 MPa. Penurunan tersebut disebabkan oleh terhambatnya reaksi hidrasi sisa semen yang mengurangi pembentukan kalsium silikat hidrat, sumber utama kekuatan beton. Kata Kunci : Resin epoxy, hardener, beton polimer, dan kuat tekan.