<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19969">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMODELAN NUMERIK POTENSI LIKUEFAKSI DENGAN PERKUATAN GROUTING MENGGUNAKAN PLAXIS 2D]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0420129302 - Desti Santi Pratiwi S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NABILAH TESA RIANTI / 222021056</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Potensi likuefaksi pada tanah pasir merupakan salah satu permasalahan dalam rekayasa geoteknik, terutama di wilayah rawan gempa. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan analisis potensi likuefaksi sekaligus upaya perbaikan tanah melalui metode perkuatan grouting dengan berbagai variasi desain dan mutu material. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan metode analitik Youd & Idriss (2001) dan metode numerik berbasis Plaxis 2D untuk membandingkan nilai safety factor (FS) dan tegangan air pori berlebih (ru) terhadap potensi likuefaksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi tanah eksisting memiliki potensi likuefaksi pada kedalaman 0–8 m dengan nilai safety factor (FS) kurang dari satu dan tegangan air pori berlebih (ru) lebih dari 0.7. Penerapan grouting mampu meningkatkan tegangan efektif tanah dan menurunkan tekanan air pori berlebih (ru), sehingga risiko likuefaksi berkurang secara signifikan. Variasi spasi antar grouting memberikan pengaruh berbeda terhadap hasil perbaikan. Grouting dengan spasi lebih rapat memperlihatkan kinerja lebih baik karena area tanah pasir menjadi lebih kaku, sedangkan spasi lebih renggang masih menyisakan zona rawan likuefaksi. Penelitian ini menegaskan bahwa desain geoteknik yang tepat, khususnya dalam pemilihan dimensi dan konfigurasi grouting akan menentukan keberhasilan perbaikan tanah. Secara keseluruhan, hasil studi ini memberikan kontribusi bagi penerapan perkuatan grouting sebagai salah satu alternatif mitigasi potensi likuefaksi pada tanah pasir lepas di wilayah yang rawan gempa.
Kata kunci: Likuefaksi, Plaxis 2D, Grouting, Tegangan Efektif, Tekanan Air Pori, Gempa Bumi.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Likuefaksi, Plaxis 2D, Grouting, Tegangan Efektif,]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20250824]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[2968SI/25]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[2968SI/25]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[2968SI/25]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="21825" url="" path="/222021056_2968SI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PEMODELAN NUMERIK POTENSI LIKUEFAKSI DENGAN PERKUATAN GROUTING MENGGUNAKAN PLAXIS 2D]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19969]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-17 13:55:36]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-17 13:55:47]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>