// <![CDATA[PERBAIKAN TANAH LUNAK PADA JALUR KERETA API LINTAS CIKAMPEK – CIREBON DENGAN PLAXIS 3D]]> 0420129302 - Desti Santi Pratiwi S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Adi Akbar / 222021077 Penulis GESC, Kereta api, Tanah Lunak, Plaxis 3D Penulis Dr. Ir. Dicky Arisikam, S.T., M.T., MBA., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. Dosen Pembimbing 2
Penurunan tanah secara berkala pada jalur rel aktif lintas Cikampek – Cirebon menjadi permasalahan serius karena mengancam keselamatan operasional kereta api. Berdasarkan peta geologi, lokasi ini didominasi tanah lunak dengan daya dukung rendah, menyebabkan deformasi berulang meskipun telah dilakukan perbaikan sementara. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab penurunan dan menentukan metode perbaikan yang efektif. Analisis numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak PLAXIS 3D dengan memodelkan pembebanan kereta api pada kecepatan 120 km/jam dan 80 km/jam, serta kondisi gempa melalui pendekatan pseudostatik sesuai regulasi yang berlaku. Hasil analisis menunjukkan kondisi eksisting mengalami penurunan hingga 1,179 m, jauh melampaui batas regulasi sebesar 20 cm, dengan faktor keamanan di bawah standar yang disyaratkan. Setelah mengevaluasi beberapa metode perbaikan tanah, metode Geosynthetic Encased Stone Column (GESC) dipilih karena memiliki keunggulan teknis, ekonomis, dan kemudahan konstruksi dibandingkan metode alternatif lainnya. Desain optimal GESC ditentukan dengan panjang kolom 6 m dan spasi 2D (1,4 m), yang mampu menurunkan deformasi hingga 88.39% menjadi 0,1369 m, meningkatkan faktor keamanan menjadi 1,804 untuk kondisi statis dan 1,185 untuk kondisi gempa, serta mempercepat waktu konsolidasi dari 1060 hari menjadi 475 hari. Oleh karena itu, metode GESC direkomendasikan sebagai solusi perbaikan tanah yang efektif di lokasi ini. Kata Kunci: GESC, Kereta api, Tanah Lunak, Plaxis 3D