Isolator pin porselen terbuat dari mineral non-homogen dengan keunggulan ketahanan penuaan, umur pakai panjang, serta resistansi tinggi terhadap suhu ekstrem, namun memiliki kelemahan berupa massa yang berat, sifat rapuh, dan mudah terjadi arus bocor pada kondisi basah. Sedangkan, isolator High Density Polyethylene (HDPE) berbahan polietilena termoplastik berbasis petroleum lebih ringan, murah diproduksi, dan tahan terhadap retakan, tetapi kurang tahan terhadap degradasi oksidasi akibat paparan cuaca dan tegangan operasi jangka panjang. Perbandingan keduanya penting untuk menilai efektivitas material dalam sistem tenaga listrik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai parameter lingkungan meliputi suhu isolator, suhu udara, kelembapan, intensitas cahaya, sinar UV, curah hujan, kecepatan angin, dan Polusi udara dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kinerja isolator terutama isolator pin porselen dan HDPE yang dipasang secara vertikal dan horizontal. Maka dari itu penulis melakukan penelitian yaitu membandingkan keadaan lingkungan dengan nilai arus bocor yang didapat. Proses pengukuran arus bocor ini yaitu dengan menggunakan alat bantu variac untuk mengatur tegangan input, transformator untuk menaikan tegangan hingga 11,5 kV, voltage divider untuk membagi tegangan dari keluaran transformator, lalu ada resistor uji 20 kΩ yang dihubungkan pada keluaran isolator yang nantinya akan di ukur dan ditampilkan pada oscilloscope berupa gelombang beserta nilai-nilai lainnya yang terukur pada keluaran isolator, metodologi meliputi pengukuran arus bocor menggunakan oscilloscope dan pengumpulan data parameter lingkungan delapan kali sehari selama 20 hari. Hasil dari pengujian ini dianalisis menggunakan metode regresi, korelasi kovarian, PCA, dan Boxplot. Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien determinasi regresi eksponensial (R²) untuk seluruh model berada di bawah 0,10, dengan nilai tertinggi 0,1028 pada isolator HDPE horizontal terhadap suhu isolator, sementara koefisien korelasi (r) berkisar antara -0,134 hingga 0,137, yang mana itu mengindikasikan pengaruh parameter lingkungan yang rendah terhadap arus bocor, suhu, radiasi ultraviolet, intensitas cahaya, dan kecepatan angin, karena menunjukkan hasil korelasi negatif. Sedangkan kelembapan, curah hujan, dan Polusi udara menunjukkan korelasi positif. Selain analisis diatas, dilakukan juga analisis peramalan (forecast), Analisis peramalan menunjukkan kedekatan hasil estimasi umur antara Forecast dan Trend pada isolator pin porselen horizontal (26,70 dan 28,35 tahun), Holt-Winters dan Forecast.ets Confint pada HDPE horizontal (28,76 dan 29,98 tahun), serta Holt-Winters dan Forecast.ets Confint pada HDPE vertikal (27,10 dan 26,83 tahun). Pada isolator pin porselen vertikal, Holt-Winters dan Forecast.ets menghasilkan estimasi yang hampir sama (50,8 dan 50 tahun).
Citation
APA Style
. (2025).INVESTIGASI ARUS BOCOR ISOLATOR PIN PORSELEN DAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) PEMASANGAN SECARA VERTIKAL DAN HORIZONTAL TERHADAP BERBAGAI PARAMETER LINGKUNGAN ALAMIAH ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.INVESTIGASI ARUS BOCOR ISOLATOR PIN PORSELEN DAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) PEMASANGAN SECARA VERTIKAL DAN HORIZONTAL TERHADAP BERBAGAI PARAMETER LINGKUNGAN ALAMIAH ().Teknik Elektro:FTI,2025.Text
MLA Style
.INVESTIGASI ARUS BOCOR ISOLATOR PIN PORSELEN DAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) PEMASANGAN SECARA VERTIKAL DAN HORIZONTAL TERHADAP BERBAGAI PARAMETER LINGKUNGAN ALAMIAH ().Teknik Elektro:FTI,2025.Text
Turabian Style
.INVESTIGASI ARUS BOCOR ISOLATOR PIN PORSELEN DAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) PEMASANGAN SECARA VERTIKAL DAN HORIZONTAL TERHADAP BERBAGAI PARAMETER LINGKUNGAN ALAMIAH ().Teknik Elektro:FTI,2025.Text