// <![CDATA[ANALISA KEGAGALAN SHAFT GEAR PINION PADA MILL PULVERIZER PLTU BATUBARA KAPASITAS 660 MW]]> Prof. Ir. Meilinda Nurbanasari, S.T., M.T., Ph.D. Penulis MUHAMMAD RIZQI NUR SYIFA / 122021028 Penulis
PLTU berkapasitas 660 MW yang telah beroperasi selama 9 tahun berhenti beroperasi akibat kerusakan pada shaft gear pinion. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme dan penyebab kegagalan shaft gear pinion. Metode yang digunakan mencakup verifikasi material melalui uji komposisi kimia dan kekerasan, serta analisis kegagalan melalui inspeksi visual, fraktografi mikroskop optik, dan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil verifikasi material menunjukkan material shaft yang mengalami kegagalan sesuai dengan standar spesifikasi AISI 4340. Hasil inspeksi visual menunjukkan adanya retakan pada shaft dan ditemukan adanya beachmark yang merupakan indikasi kegagalan akibat fatigue yang dipicu oleh beban berulang. Initial crack disebabkan adanya mechanical damage dan propagasi retak diakibatkan fluktuasi torsi. Tegangan geser akibat lonjakan arus sebesar 20,22 MPa, masih dibawah endurance limit material AISI 4340, namun mempercepat proses kelelahan material. Agar kejadian tidak terulang direkomendasikan untuk penggunaan soft starter atau variable frequency drive (VFD) serta inspeksi non-destruktif (UT dan dye penetrant) secara berkala.