// <![CDATA[PERBANDINGAN KINERJA MESIN CHILLER MENGGUNAKAN REFRIGERAN HCFC-123 DAN HFC-134A]]> Noviyanti Nugraha, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD ROZAAN AZHAR / 122021058 Penulis
Chiller adalah mesin refrigerasi yang mendinginkan fluida untuk menyerap panas dari suatu ruangan atau peralatan. Mesin pendingin chiller saat ini menggunakan refrigeran R-134a yang menghasilkan GWP sebesar 1430. Refrigeran R-134a tersebut saat ini dinilai tidak ramah lingkungan sehingga diganti menggunakan refrigeran R-123 yang memiliki GWP sebesar 78. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai parameter yang dibutuhkan untuk menghitung efisiensi mesin chiller R-123 dan R-134a. Memperoleh perbandingan efisiensi dari performa mesin chiller R-123 dan R-134a. Memperoleh hasil analisis efisiensi mesin chiller berefrigeran R-123 dan R-134a dan memperoleh hasil analisis perbandingan biaya operasional dan termasuk konsumsi energi. Pengujian ini dilakukan dengan memvariasikan jenis dan massa refrigeran untuk mengevaluasi kinerja sistem. Prosedurnya mencakup penggunaan R-134a dengan massa 650, 700, dan 750 ton, serta R-123 dengan massa 350, 400, dan 450 ton. Selama pengujian, keluaran air dingin dijaga agar stabil pada temperatur 9°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa R-123 menjadi pilihan yang lebih unggul karena keunggulan lingkungannya yang signifikan, meskipun efisiensi operasionalnya (COP maksimum sekitar 6.4) sedikit di bawah R-134a. Rekomendasi ini sejalan dengan regulasi global tentang penurunan emisi gas rumah kaca, menunjukkan adanya titik temu (trade-off) antara efisiensi performa dan dampak lingkungan dalam pemilihan refrigeran.