// <![CDATA[PENERAPAN ROUGH CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) UNTUK PENGENDALIAN PRODUKSI DI PT. X]]> Lisye Fitria, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 MOHAMMAD RIZ’Q NADHIF / 132020107 Penulis
Dalam industri manufaktur, keberhasilan pencapaian target produksi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam mengelola kapasitas dan mengendalikan proses produksi secara efektif. PT. X merupakan perusahaan manufaktur kimia dengan strategi make to stock yang memproduksi bahan pembantu untuk berbagai industri, termasuk tekstil, bangunan, pengolahan air, dan perawatan pribadi dan saat ini, PT. X kerap menghadapi masalah stock out, yang mengindikasikan adanya ketidakseimbangan antara rencana produksi dan kapasitas produksi. Di sinilah peran Rough Cut Capacity Planning (RCCP) menjadi krusial. Dengan menggunakan data hasil peramalan permintaan, RCCP memungkinkan PT. X untuk menguji apakah rencana produksi yang berbasis pada permintaan pasar dapat dipenuhi oleh kapasitas produksi yang ada. Hasil dari analisis RCCP menunjukkan bahwa perusahaan tidak akan dapat memenuhi kebutuhan permintaan tersebut. Namun, jika perusahaan akan lebih memprioritas produk-produk tersebut dibandingkan dengan produk lainnya, perusahaan akan dapat memenuhinya dengan produk lainnya yang akan subkontrak.