// <![CDATA[ANALISIS PERFORMANSI JARINGAN EKSISTING ENUM ( ELECTRONIC NUMBERING ) DITJEN POSTEL INDONESIA.]]> HANIF FIKRI / 11.2002.114 / EL Dosen Pembimbing 1 Ir. Hilmy Muhammad Nur Dosen Pembimbing 2 DWI ARYANTA, M.T Dosen Pembimbing 1
Perubahan perkembangan telekomunikasi sekarang ini banyak dari beberapa pengguna tidak menyadarinya, seperti adanya protokol baru, transport layer, konversi ke SIP (Session Initiation Protocol), datangnya NGN (Next Generation Network), dan pemetaan nomor telepon E.164 atau yang disebut dengan ENUM (Electronic Numbering). ENUM adalah suatu standar yang dikeluarkan IETF (Internet Engineer Task Force) tentang sebuah mekanisme atau protokol yang jelas dalam pemetaan E.164 kedalam alamat IP, mekanisme ini sesuai dengan yang tercantum dalam RFC2916. Penomoran E.164 merupakan nomor yang sudah sesuai dengan rencana dan struktur pemberian nomor yang dianjurkan ITU-T. ENUM merupakan dasar dari konvergensi PSTN (Public Switched Telephone Network) ke jaringan IP (Internet Protocol). Penggunaan Domain Name System (DNS) pada ENUM untuk memetakan nomor telepon, dan setelah itu mengarahkan panggilan telepon hingga sampai pada tujuan yang benar di jaringan internet. Contoh nomor +6281807890784 dipetakan menjadi 4.8.7.0.9.8.7.0.8.1.8.2.6.e164.arpa kemudian respon query hingga mendapatkan alamat IP. Pengembangan teknologi ENUM Indonesia menggunakan jaringan eksisting ENUM Indonesia dikelola oleh Ditjen Postel (Direktorat Jendral Pos dan Telekomunikasi). Pada test ENUM Indonesia yang diselenggarakan oleh Ditjen Postel mengikut-sertkan para operator Telco dan Internet Service Provider (ISP) sebagai peserta test bed ENUM. Pada analisis performansi ENUM Indonesia menggunakan parameter Test DNS Response, dan ENUM Query Response. Test DNS response meliputi ping allow, ping test dan traceroute. Dari hasil analisis performansi ENUM yang dilakukan bahwa ENUM di Indonesia memiliki kualitas yang baik dan siap digunakan oleh masyarakat luas. Kata kunci: ENUM, DNS, Test DNS Response, ENUM Query Response