// <![CDATA[USULAN PEMILIHAN SUPPLIER DI PABRIK SABLON DENGAN METODA INTERPRETIVE STRUCTURAL MODELLING (ISM) DAN ANALITYCAL NETWORK PROCESS (ANP)]]> WILRIZ ZULGIFAR QOLBY / 132020120 Penulis Dr., Dwi Novirani, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Sri Suci Yuniar S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 2
PT. X sebagai perusahaan manufaktur sablon menghadapi tantangan dalam memilih supplier tinta yang tepat untuk menjaga kualitas dan kelancaran produksi. Selama ini, pemilihan supplier dilakukan secara konvensional tanpa evaluasi terstruktur, sehingga kerap menimbulkan permasalahan seperti ketidakkonsistenan kualitas bahan, keterlambatan pengiriman, dan gangguan rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan sistem pemilihan supplier menggunakan metode Interpretive Structural Modelling (ISM) dan Analytical Network Process (ANP). Metode ISM digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antar subkriteria, sementara ANP digunakan untuk menghitung bobot prioritas kriteria dan melakukan perangkingan alternatif supplier. Hasil analisis menunjukkan lima kriteria utama dalam pemilihan supplier, yaitu harga (0,26844), kualitas bahan baku (0,37977), pengiriman (0,14851), riwayat performa (0,11976), dan fleksibilitas (0,08353). Dari perangkingan akhir, Supplier A terpilih sebagai alternatif terbaik dengan bobot tertinggi sebesar 0,20781. Temuan ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan secara lebih objektif dan strategis.