// <![CDATA[USULAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BENANG POLYESTER MENGGUNAKAN MODEL JOINT REPLENISHMENT DI CV BINTANG JAYA SENTOSA]]> Fifi Herni Mustofa, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ERIKA YULISTIANI / 132021026 Penulis
CV Bintang Jaya Sentosa merupakan perusahaan manufaktur tekstil yang menggunakan benang polyester sebagai bahan baku utama. Sistem pengendalian persediaan yang berjalan masih mengandalkan intuisi bagian gudang sehingga menimbulkan frekuensi pemesanan tinggi dan ongkos persediaan yang besar. Penelitian ini bertujuan membandingkan tiga metode, yaitu sistem aktual perusahaan, metode Periodic Review dengan pemesanan individual, serta metode Joint Replenishment dengan pemesanan gabungan. Perbandingan dilakukan berdasarkan ongkos persediaan, frekuensi, dan interval pemesanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem aktual menghasilkan ongkos persediaan Rp31.991.814,54 dengan 26 kali pemesanan dalam enam bulan. Metode Periodic Review menurunkan ongkos menjadi Rp4.119.933,33 dengan frekuensi lebih rendah namun interval bervariasi. Metode Joint Replenishment memberikan hasil terbaik dengan ongkos Rp3.795.875,18, penghematan 88,1% dari sistem aktual dan 7,9% lebih rendah dari Periodic Review, serta interval tetap 12 hari dengan 14 kali pemesanan. Dengan demikian, metode Joint Replenishment dengan Supplier D adalah strategi paling efisien karena mampu menekan ongkos persediaan sekaligus menjaga kestabilan pemesanan.