// <![CDATA[METILOLASI MELAMIN SEBAGAI ADITIF RESIN UREA-FORMALDEHID]]> 119960603 - Dicky Dermawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Jihad Ramadhani Fadhlurahman / 142018019 Penulis Chandra Sukri Surya Dermawan / 142018061 Penulis
Panel kayu adalah produk dari kayu yang direkatkan dengan resin UF. Resin UF adalah perekat yang umum digunakan dalam pembuatan produk kayu, yang menyumbang lebih dari 90% perekat kayu yang digunakan. Namun, panel kayu bundar dengan resin UF memiliki kelemahan dalam emisi formaldehida dan ketahanan udara yang rendah. Diperlukan peningkatan karakteristik resin melalui perbaikan sintesis, bahan tambahan yang sesuai, atau penggantian bahan. Salah satu metode adalah menggunakan pengubah seperti melamin metilolasi dalam sistem UF untuk menghasilkan resin UMF. Melamin metilol memiliki kelarutan lebih baik daripada melamin murni, sehingga mengatasi kesulitan dalam pembuatan resin karena kelarutan rendah melamin, Metilolasi melamin dilakukan 6 variasi dengan perbandingan M/F dan dipilih kelarutannya yang tinggi, didapatkan kelarutan tertinggi 1,9077 dengan variasi M/F = 1:1. Modifikasi resin UF ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan metilol melami pada proses pembuatan resin UF terhadap sifat resin dan kualitas produk kayu lapis yang menggunakan resin ini sebagai perekat. Mempelajari parameter kualitas kayu lapis termasuk emisi formaldehid dan kekuatan internal bonding. Kadar melamin dalam resin diformulasikan dengan metilolmelamin adalah 2% berat. Pembuatan resin yang dimodifikasi melibatkan beberapa variasi percobaan, dengan perbandingan antara M/F yaitu 1:1, 1:2, 1:3, 1:4, 1:5, 1:6, dengan jumlah untuk 1:1 adalah 300:302,69, untuk 1:2 adalah 300:157,34, untuk 1:3 adalah 300:100,90, untuk 1:4 adalah 300:75,57, untuk 1:5 adalah 300:60,54, untuk 1:6 adalah 300:50,51. Salah satunya adalah membuat resin UF tanpa bahan aditif. Variasi lainnya termasuk memasukkan metilol melamin pada awal proses, sebelum penambahan HCOOH 25%, setelah end point kedua tercapai, sebelum resin dinetralkan, pada akhir proses, atau setelah penambahan urea akhir.