// <![CDATA[ANALISIS EFEKTIVITAS KOLAM RETENSI MARGAHAYU DALAM MENGURANGI RESIKO BANJIR]]> MOCHAMAD ATHIF FATHUROHMAN / 222018061 Penulis Dr. Yati Muliati Sadli, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1
Kota Bandung tidak luput dari permasalahan banjir sehingga Pemerintah Kota Bandung mengupayakan untuk mengatasi masalah banjir ini, antara lain dengan membangun kolam retensi pada beberapa titik wilayah. Salah satu kolam retensi yang sudah dibangun adalah Kolam Retensi Margahayu yang berlokasi di Jalan Jupiter Barat, Sekejati, Kecamatan Buahbatu. Memiliki kapasitas untuk menampung 2400m3 air, dilengkapi dengan satu inlet, dan satu rumah pompa. Pembangunan Kolam Retensi Margahayu diharapkan dapat mengurangi resiko banjir pada kawasan sekitar Margahayu Raya dan Ciwastra. Namun masih tercatat kejadian banjir di area Margahayu Raya pada awal tahun 2025. Dengan begitu dilakukan penelitian ini. Diperlukan data spasial, hidrologi dan hidraulika pada proses pengerjaan penelitian ini. Data curah hujan harian maksimum selama 20 tahun dari Stasiun Hujan Cidurian diolah dengan metode Normal, Log Perason III, dan Gumbel guna mendapatkan curah hujan harian rencana dengan periode ulang 25 tahun. Berdasarkan uji distribusi menggunakan aplikasi Hydrognomon, didapatkan curah hujan rencana periode ulang 25 tahun metode Log Pearson III sebesar 172,4528 mm. Dengan menggunakan aplikasi ArcGis untuk menganalisis daerah tangkapan Kolam Retensi Margahayu, didapatkan hasil bahwa Kolam Retensi Margahayu memiliki daerah tangkapan seluas 59,20 ha dengan potensi limpasan tinggi. Analisis dilanjutkan menggunakan aplikasi HEC-HMS guna mendapatkan hidrograf HSS SCS. Hasil simulasi pada HEC-HMS menunjukkan hidrograf pada daerah tangkapan, saluran, dan kolam retensi memiliki debit puncak identik yaitu 1,6 m3/s, yang terjadi setelah 12 jam hujan. Pada summary simulasi didapatkan pula elevasi puncak air di kolam retensi hanya mencapai 668,6 m, masih di bawah elevasi batas banjir kolam yang berada pada 670 m. Dengan demikian, Kolam Retensi Margahayu dinilai masih efektif untuk menampung air hujan dan limpasan dari area sekitarnya.