<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20177">
<titleInfo>
<title><![CDATA[EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL PADA JALAN SUKAJADI – JALAN KARANG TINEUNG – JALAN SIRNAMANAH KOTA BANDUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Barkah Wahyu Widianto, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NAUFAL OKTORA FERDIANSYAH / 222018222</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Persimpangan Jalan Sukajadi – Jalan Karang Tineung – Jalan Sirnamanah di Kota Bandung sering mengalami kemacetan pada jam puncak pagi, siang, dan sore hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang tak bersinyal tersebut dengan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) No. 09/P/BM/2023, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat pelayanan. Metode yang digunakan meliputi survei lalu lintas (traffic counting) dan pengukuran geometri simpang. Data yang dikumpulkan kemudian diolah untuk menghitung kapasitas simpang, derajat kejenuhan (DS), tundaan lalu lintas rata-rata (TLL), peluang antrian, dan tingkat pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting terdapat satu lengan simpang dengan DS sebesar 0,95 dan tingkat pelayanan E, menandakan arus lalu lintas tersendat. Permasalahan utama disebabkan oleh tingginya volume lalu lintas pada jalan mayor, geometri pendekat yang sempit, serta ketiadaan fasilitas pengendalian lalu lintas. Simulasi perbaikan melalui pelebaran pendekat ±4 meter pada lengan dengan DS tertinggi menghasilkan penurunan DS menjadi 0,83 dan peningkatan tingkat pelayanan menjadi D. Penelitian ini merekomendasikan pelebaran pendekat pada lengan dengan hambatan pelepasan tinggi, pemasangan rambu dan marka prioritas, serta pengaturan manajemen lalu lintas berbasis waktu puncak. Untuk jangka panjang, disarankan mempertimbangkan penerapan simpang bersinyal atau rekayasa ulang geometrik simpang untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas di masa mendatang.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[2941SI/25]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[2941SI/25]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[2941SI/25]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20177]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-11-03 11:02:39]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-11-03 11:03:28]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>