// <![CDATA[ANALISIS PERBANDINGAN STRUKTUR BAJA DENGAN KAYU GLULAM AKASIA MANGIUM AKIBAT OVERHEAD CRANE (Studi Kasus :]]> Nessa Valiantine Diredja, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 BAGUS ILHAM RIYADI / 222020232 Penulis
Penelitian ini membahas perbandingan kinerja struktur baja eksisting dan kayu glulam akasia mangium terhadap beban dinamis crane pada bangunan industri di Gudang Proyek CAP2 Cilegon. Pemodelan dilakukan menggunakan SAP2000 versi 14 pada elemen balok dan kolom dengan asumsi sambungan jepit. Beban crane sebesar 5 ton dan 20 ton dikalikan dengan faktor impak 25%, menghasilkan beban 13,9 ton dan 45,1 ton. Dimensi glulam hasil desain adalah balok 640×320 mm dan kolom 400×400 mm, dengan parameter material seperti kuat lentur 10,220 MPa dan modulus elastisitas 6340,95 MPa. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur baja memiliki distribusi mode yang lebih merata, periode getar lebih rendah, gaya geser dasar lebih kecil, dan simpangan antar lantai yang lebih stabil dibandingkan glulam. Struktur baja direkomendasikan untuk aplikasi yang membutuhkan kekakuan dan kestabilan tinggi, sedangkan glulam Akasia Mangium cocok untuk desain yang mengutamakan estetika dan keberlanjutan.