// <![CDATA[STUDI ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN OVERPASS JALAN DESA DENGAN METODE ELEMEN HINGGA (STUDI KASUS JALAN TOL YOGYAKARTA – BAWEN SEKSI 4 STA 40+150)]]> Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Velma Zana Kayana / 222021007 Penulis
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan konektivitas antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Namun, keberadaan jalan desa yang masih aktif di lokasi STA 40+150 menimbulkan tantangan dalam perencanaan trase tol. Untuk menjaga konektivitas lokal dan keselamatan lalu lintas, dirancanglah Jembatan Overpass Jalan Desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modifikasi dimensi penampang terhadap berat struktur Jembatan Overpass Jalan Desa pada ruas Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 4 STA 40+150, dengan tetap mempertahankan rasio kekuatan yang relatif sama. Pemodelan struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak MIDAS Civil 2022 dengan metode elemen hingga untuk memperoleh gaya-gaya dalam seperti momen lentur ultimit (Mu), gaya geser (Vu), dan gaya aksial (Pu). Beban-beban yang diperhitungkan mengacu pada ketentuan SNI 1725:2016, meliputi beban mati, hidup, angin, rem, pedestrian, serta tekanan tanah aktif dan dinamik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengurangan jumlah girder dari empat menjadi tiga, yang diimbangi dengan peningkatan dimensi penampang dan penyesuaian jumlah tendon, mampu mempertahankan rasio kekuatan (Mu/ϕMn) di bawah satu, yang berarti struktur tetap aman.