// <![CDATA[STUDI PENGARUH KEHALUSAN DAN PERSENTASE FLY ASH TERHADAP CAMPURAN BETON HIGH VOLUME FLY ASH]]> Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 VINISA GHIFA RACHMANI / 222021159 Penulis
Fly ash merupakan material yang berasal dari sisa pembakan batubara yang tidak terpakai, sisa hasil pembakaran dengan batubara menghasilkan abu yang disebut fly ash dan bottom ash, Fly Ash mempunyai kadar bahan semen yang tinggi dan mempunyai sifat pozzolanic. Fungsi dari fly ash adalah sebagai pengganti semen, ukuran yang kecil yaitu 45 μm di mana lebih kecil dari ukuran semen yaitu 75 μm, ukuran kecil tersebut dapat mengisi rongga pada beton sehingga membuat beton memiliki nilai kuat tekan yang tinggi. Namun, penggunaan fly ash dalam jumlah tinggi dapat menurunkan workability pada beton, oleh karena itu dibutuhkan penambah campuran atau bahan kimia yang dapat meningkatkan workability seperti superplasticizer. Penelitian ini bertujuan mengetahui perkembangan persentase dan kehalusan fly ash terhadap kuat tekan beton yang dilakukan curing dengan cara direndam di dalam air. Persentase fly ash yang digunakan adalah sebesar 0%, 30%, 50%, dan 70% sedangkan untuk kehalusan fly ash lolos saringan #100, #200, dan #325 (mortar). Sample benda uji berbentuk silinder 10 cm x 20 cm. dari hasil uji kuat tekan pada substitusi persentase fly ash didapatkan kuat tekan terbesar pada persentase 50% fly ash dengan kuat tekan 35,82 MPa dan terkecil pada persentase 70% fly ash dengan kuat tekan 26,12 MPa. Uji kuat tekan pada kehalusan fly ash didapatkan kuat tekan terbesar pada fly ash lolos saringan #200 dengan kuat tekan rata-rata 41,41 MPa.