// <![CDATA[ANALISIS CONCENTRICALLY BRACED FRAME GEDUNG HOTEL STRUKTUR BAJA DENGAN TIME HISTORY ANALYSIS]]> 0420129302 - Erma Desimaliana, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Surya Kamaludin / 222021220 Penulis
Indonesia merupakan negara dengan tingkat aktivitas seismik tinggi karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia. Oleh karena itu, diperlukan sistem struktur bangunan yang mampu menahan beban gempa, salah satunya adalah Concentrically Braced Frame (CBF) dengan konfigurasi inverted-V. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua jenis profil bresing, yaitu Equal Angle dan Hollow, yang memiliki luas penampang yang sama, terhadap parameter kapasitas penampang, deformasi, berat seismik, pengaruh P-Δ, serta tingkat kinerja berdasarkan FEMA 356. Pemodelan dilakukan pada struktur baja gedung hotel empat lantai menggunakan perangkat lunak ETABS, dengan analisis Respondinamis Time History berdasarkan lima rekaman gempa historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bresing Equal Angle memiliki rasio kapasitas penampang tertinggi sebesar 0,993, sedangkan Hollow hanya 0,377. Meskipun bresing Hollow menunjukkan deformasi yang lebih kecil, kedua model memenuhi kriteria stabilitas karena nilai P-Δ aktual berada di bawah ambang batas yang diizinkan. Seluruh model berada pada level kinerja Immediate Occupancy, yang berarti struktur tetap aman pascagempa. Secara keseluruhan, Equal Angle dinilai lebih optimal dalam hal efisiensi kapasitas penampang dan berat seismik.