// <![CDATA[PENGARUH VARIASI INFILTRASI HUJAN TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN AIR PORI NEGATIF DAN STABILITAS LERENG TANAH TAK JENUH DENGAN METODE ELEMEN HINGGA]]> Desti Santi Pratiwi, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 RIZAL AHMAD FAUZI / 222021187 Penulis
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki iklim hujan tropis yang menyebabkan bervariasinya intensitas curah hujan. Salah satu penyebab terjadiya longsoran pada musim hujan disebabkan oleh infiltrasi air hujan yang menyebabkan tanah menjadi jenuh disertai perubahan pada karakteristik tanah terutama kekuatannya. Penelitian ini membahas pengaruh variasi infiltrasi hujan terhadap perubahan tekanan air pori negatif dan stabilitas lereng tanah tak jenuh dengan menggunakan metode elemen hingga berbasis Program Plaxis 2D. Analisis dilakukan dengan memperhitungkan dua kondisi utama, yaitu undrained (jangka pendek) dan drained (jangka panjang), serta memvariasikan intensitas curah hujan sebesar 100mm/hari, 150mm/hari, dan 200mm/hari selama durasi tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infiltrasi hujan menyebabkan penurunan tekanan air pori negatif (suction) dan faktor keamanan lereng. Pada kondisi drained, penurunan suction rata-rata mencapai 9,2% dan faktor keamanan turun sebesar 37,6%. Sedangkan pada kondisi undrained, penurunan suction rata-rata sebesar 4,2% dan faktor keamanan menurun 2,1%. Derajat kejenuhan tanah meningkat mendekati 100% pada kedua kondisi karena infiltrasi air hujan, dengan kenaikan lebih cepat pada kondisi drained. Namun perbedaan pada setiap variasi intensitas hujan menghasilkan nilai suction, saturation dan faktor kemanan yang tidak jauh berbeda, dikarenakan durasi yang digunakan singkat dan nilai permeabilitas tanah lempung rendah.