PENGARUH DILATASI TERHADAP LEVEL KINERJA STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT DI KAB. KARAWANG
Bangunan gedung dengan tipe denah T, L. atau U, dilatasi atau pemisahan struktur wajib diterapkan guna menghindari kerusakan pada struktur yang berpotensi muncul akibat gempa atau pergeseran tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan dilatasi terhadap level kinerja struktur menggunakan FEMA 356 dan analisis Time History, serta melakukan perbandingan hasil perilaku struktur. Pemodelan struktur gedung menggunakan software ETABS 22, kemudian dikenai beban gempa historis, lalu menentukan level kinerja dengan FEMA 356. Hasil penelitian analisis level kerja struktur, baik bangunan tanpa dilatasi maupun dengan dilatasi menunjukkan tingkat kinerja yang sebanding, yaitu berada pada kategori Life Safety (LS) dengan nilai drift ratio dalam rentang 1% - 2% untuk gempa desain respon spektrum, serta kategori Immediate Occupance (IO) untuk gempa asli history dengan nilai dalam rentang 0,5% - 1%. Berdasarkan perilaku struktur dilatasi berpengaruh terhadap pertambahan nilai dari perilaku struktur sebelum dimodifikasi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).PENGARUH DILATASI TERHADAP LEVEL KINERJA STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT DI KAB. KARAWANG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH DILATASI TERHADAP LEVEL KINERJA STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT DI KAB. KARAWANG ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text
MLA Style
.PENGARUH DILATASI TERHADAP LEVEL KINERJA STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT DI KAB. KARAWANG ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text
Turabian Style
.PENGARUH DILATASI TERHADAP LEVEL KINERJA STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT DI KAB. KARAWANG ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text