// <![CDATA[ANALISIS RISIKO K3 DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG X]]> Katarina Rini Ratnayanti, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ANDITO FERDIKA PRATAMA / 222023181 Penulis
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi isu penting dalam proyek konstruksi, terutama pada pekerjaan yang memiliki risiko tinggi seperti pekerjaan baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan risiko K3, menganalisis tingkat keparahan, frekuensi, dan kemampuan deteksi risiko, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko pada pekerjaan baja di proyek pembangunan Gedung X. Metode yang digunakan adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) yang dinilai berdasarkan tiga parameter utama yaitu Severity, Occurrence, dan Detection untuk menghasilkan nilai Risk Priority Number (RPN) dan Action Priority (AP) berdasarkan matriks AIAG & VDA 2019. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi lapangan, dan penyebaran kuisioner. Hasil identifikasi menunjukkan 84 potensi bahaya dari 12 item pekerjaan baja. Sebanyak delapan risiko memiliki nilai RPN tertinggi (48) dan tergolong dalam kategori Action Priority Medium, termasuk risiko terjatuh dari ketinggian dan kerusakan alat angkat. Upaya pengendalian difokuskan pada penerapan hierarki pengendalian risiko sesuai Permen PUPR No. 10 Tahun 2021, meliputi rekayasa teknik (engineering control), prosedur kerja (administrative control), dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Rekomendasi meliputi pemasangan safety net, pelatihan penggunaan body harness, inspeksi rutin alat angkat, penggunaan spreader bar dan mat pad, serta penetapan zona larangan masuk.