TINJAUAN EVAPOTRANSPIRASI ACUAN BERDASARKAN PENMAN-MONTEITH DAN VALIANTZAS 1,2,3 DI KABUPATEN CILACAP
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai Evapotranspirasi Acuan (ET₀) yang dihitung menggunakan metode Penman-Monteith dan Valiantzas 1, 2, 3 di Kabupaten Cilacap. Data yang digunakan merupakan data sekunder klimatologi periode 2013–2022 yang diperoleh dari BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, meliputi suhu maksimum dan minimum, lama penyinaran matahari, kelembaban relatif, dan kecepatan angin. Perhitungan ET₀ dilakukan menggunakan persamaan masing-masing metode, kemudian hasilnya dibandingkan menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) dan Normalized RMSE (NRMSE), serta menganalisis faktor klimatologi menggunakan metode Regresi Linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Penman-Monteith memberikan estimasi ET₀ yang konsisten dan dianggap sebagai standar acuan FAO, sedangkan metode Valiantzas 1, 2, dan 3 mampu menghasilkan nilai yang mendekati Penman-Monteith, meskipun terdapat perbedaan yang dipengaruhi oleh ketersediaan dan jenis data klimatologi. Analisis RMSE dan NRMSE menunjukkan bahwa metode Valiantzas, khususnya varian tertentu, dapat digunakan sebagai alternatif praktis pada wilayah dengan keterbatasan data. Faktor klimatologi yang paling dominan bervariasi antar metode, namun suhu udara dan radiasi matahari cenderung memiliki pengaruh terbesar terhadap nilai ET₀.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).TINJAUAN EVAPOTRANSPIRASI ACUAN BERDASARKAN PENMAN-MONTEITH DAN VALIANTZAS 1,2,3 DI KABUPATEN CILACAP ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.TINJAUAN EVAPOTRANSPIRASI ACUAN BERDASARKAN PENMAN-MONTEITH DAN VALIANTZAS 1,2,3 DI KABUPATEN CILACAP ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text
MLA Style
.TINJAUAN EVAPOTRANSPIRASI ACUAN BERDASARKAN PENMAN-MONTEITH DAN VALIANTZAS 1,2,3 DI KABUPATEN CILACAP ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text
Turabian Style
.TINJAUAN EVAPOTRANSPIRASI ACUAN BERDASARKAN PENMAN-MONTEITH DAN VALIANTZAS 1,2,3 DI KABUPATEN CILACAP ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text