// <![CDATA[STUDI KINERJA GENERATOR INDUKSI DENGAN KAPASITOR VARIABEL PADA BEBAN INDUKTIF.]]> MARTIN R. SITORUS / 11.2000.198 / EL Dosen Pembimbing 1
Terbatasnya sumber energi konvensional membuat penelitian terhadap penggunaan energi terbarukan seperti energi air atau energi angin semakin digiatkan. Ada berbagai jenis sistem yang dapat digunakan untuk mengkonversi energi air dan angin menjadi energi listrik. Salah satunya yang sudah dikenal oleh umum adalah penggunaan mesin sinkron. Tetapi ditahun-tahun terakhir ini disadari kembali bahwa mesin induksi dapat digunakan sebagai generator induksi yang tegangannya dapat dipertahankan konstan dengan mengatur nilai kapasitor eksitasinya. Kelebihan utama dari generator induksi penguatan sendiri ini adalah tidak memerlukan sumber arus searah sebagai penguat. Penguatannya adalah dengan menggunakan kapasitor pada terminal keluaran generator. Pembebanan generator induksi penguatan sendiri pada beban dinamik (motor induksi) memberikan pengaruh yang besar terhadap proses eksitasi (penguatan) oleh kapasitor. Yaitu dengan bertambahnya jumlah beban dinamik maka frekuensi keluaran generator semakin membaik. Beban motor induksi bersifat induktif, oleh karena itu tingkat keserasian pembebanan sangat penting diketahui agar generator tidak kehilangan eksitasi (penguatan) yang mengakibatkan hilangnya tegangan. Untuk melayani beban dinamik (motor induksi), generator induksi penguatan sendiri ternyata tidak dapat melayani lebih dari 50% kapasitasnya. Kapasitor minimum yang digunakan pada penelitian ini 31 μF, tetapi berdasarkan besaran kapasitor yang ada di pasaran maka besar kapasitor minimum yang digunakan adalah 35 μF. Adapun langkah awal untuk menentukan kapasitor minimum, yaitu dengan penentuan tahanan stator, percobaan beban nol, dan percobaan hubung singkat dari motor induksi. Dengan menggunakan kapasitor yang bersifat variabel, kita dapat menambah jumlah kapasitasnya. Pada penelitian ini range kapasitor yang digunakan antara 35μF sampai dengan 55μF, dengan pertambahan setiap 5μF. Sehingga dengan pertambahan besar kapasitor akan didapatkan tegangan yang besar pula, namun frekuensi yang dihasilkan kurang baik.