// <![CDATA[KAJIAN KELAYAKAN INVESTASI FINANSIAL PADA PROYEK JALAN TOL CIRANJANG-PADALARANG]]> Katarina Rini Ratnayanti, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ISMAIL MU’AFA / 222021005 Penulis
Pertumbuhan ekonomi regional sangat dipengaruhi oleh kualitas infrastruktur, khususnya sistem transportasi yang efisien. Di Provinsi Jawa Barat, pembangunan Jalan Tol Ciranjang–Padalarang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung percepatan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan proyek berdasarkan indikator finansial seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Weighted Average Cost of Capital (WACC); menghitung penghematan Biaya Operasi Kendaraan (BOK) sebagai dasar tarif tol; dan menganalisis sensitivitas kelayakan finansial terhadap perubahan tarif tol. Metode yang digunakan meliputi analisis arus kas investasi, perhitungan indikator kelayakan finansial, serta uji sensitivitas terhadap variabel kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek Jalan Tol Ciranjang–Padalarang tidak layak secara finansial dengan IRR yang tidak melewati WACC +2% tetapi nilai NPV positif, serta rasio BCR di atas satu. Penghematan BOK yang diperoleh mencapai Rp 2.970/km, dengan tarif tol maksimum yang direkomendasikan sebesar Rp 2.386/km untuk kendaraan golongan I. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kelayakan finansial sangat dipengaruhi oleh tarif tol dan volume lalu lintas, bahkan akan layak pada kenaikan tarif tol 10%, yang dapat menjadi pertimbangan tarif awal sebesar Rp 2.200/km. Dengan demikian, proyek ini dinilai layak untuk dilaksanakan dari sudut pandang investasi finansial.