DAMPAK DAYA RUSAK AIR PADA SUNGAI DAN UPAYA PENGENDALIANNYA
Daya rusak air telah menjadi isu kritikal yang mengancam stabilitas sistem sungai di Indonesia, ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan magnitudo bencana seperti banjir dan erosi. Penelitian dengan metode studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dinamika daya rusak air dengan menelaah tiga aspek utama: penyebab, dampak, dan upaya pengendaliannya. Analisis dilakukan melalui pendekatan sintesis dan interpretasi kritis terhadap berbagai sumber pustaka yang relevan, mencakup jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dan studi kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama daya rusak air bersifat multifaktor dan sistemik, berakar dari kombinasi antara perubahan iklim yang memicu anomali pola hujan, dengan aktivitas antropogenik seperti deforestasi, urbanisasi, dan penambangan yang mendegradasi Daerah Aliran Sungai (DAS). Dampak utama dari kombinasi faktor ini adalah terjadinya degradasi morfologi sungai (pendangkalan dan gerusan) yang berujung pada kegagalan fungsi hidrologis dan peningkatan signifikan risiko bencana. Evaluasi terhadap berbagai teknik pengendalian menyimpulkan bahwa tidak ada solusi tunggal yang sempurna; pendekatan struktural efektif untuk penanganan fisik langsung namun berbiaya tinggi, sementara pendekatan non-struktural dan vegetatif esensial untuk keberlanjutan jangka panjang. Kesimpulan utama dari studi ini adalah bahwa upaya pengendalian yang paling efektif harus bersifat terpadu (integrated approach), yang mengkombinasikan berbagai jenis pendekatan secara harmonis dari hulu hingga hilir DAS.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).DAMPAK DAYA RUSAK AIR PADA SUNGAI DAN UPAYA PENGENDALIANNYA ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.DAMPAK DAYA RUSAK AIR PADA SUNGAI DAN UPAYA PENGENDALIANNYA ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text
MLA Style
.DAMPAK DAYA RUSAK AIR PADA SUNGAI DAN UPAYA PENGENDALIANNYA ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text
Turabian Style
.DAMPAK DAYA RUSAK AIR PADA SUNGAI DAN UPAYA PENGENDALIANNYA ().Teknik Sipil:FTSP,2025.Text