// <![CDATA[PENENTUAN VOLUME PRODUKSI AIR MINUM BERDASARKAN FAKTOR PUNCAK PERMINTAAN AIR DI KECAMATAN MANDALAJATI KABUPATEN BANDUNG]]> Fransiska Yustiana, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ANDHIKA BRAMANTYA / 222018260 Penulis
Air adalah sumber kebutuhan primer dalam kehidupan sehari hari. Dengan adanya fluktuasi pola penggunaan air, maka ketersediaan air pun harus diperhitungkan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kebutuhan volume produksi air bersih di Kecamatan Mandalajati berdasarkan faktor puncak penggunaan. Permasalahan utama adalah potensi ketidaksesuaian kapasitas penyediaan air dengan kebutuhan akibat pertumbuhan penduduk dan pola penggunaan yang tidak efisien. Metode yang digunakan meliputi Metode Red, Diao dkk., dan Martinez Solano. Hasil menunjukkan bahwa nilai faktor puncak tertinggi terjadi pada bulan Oktober sebesar 1,742, dengan rata-rata sebesar 1,124. Metode Diao menghasilkan faktor jam puncak 2,552, sedangkan Martinez Solano mencapai 2,865. Berdasarkan hasil tersebut, nilai faktor puncak dari PU masih relevan. Namun, apabila efisiensi tidak diterapkan dan jumlah penduduk terus bertambah, maka disarankan menggunakan metode Diao atau Martinez Solano untuk perencanaan kebutuhan air masa depan. Dengan tingkat Kebocoran Distribusi yang masih cukup besar dengan nilai 47,328 %, kebutuhan volume produksi air minum pada tahun 2045 adalah sebesar 162859,006 ????3/bulan menurut metode Diao Dkk, dan sebesar 182833,485 ????3/bulan menurut metode Martinez Solano.