DETAIL ENGINEERING DESIGN (DED) WATER RESOURCE RECOVERY FACILITIES (WRRFs) AIR LIMBAH STABILIZER THERMAL
Stabiliser merupakan senyawa yang digunakan untuk melindungi PVC agar tahan terhadap degradasi. Produksi stabilizer berpotensi menghasilkan limbah dengan rasio perbandingan produk dan limbah maksimum 1:2. Limbah mengandung NH4Cl yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. Tujuan utama desain ini adalah untuk melakukan pemulihan NH4Cl dan sumber daya air sekaligus mengurangi beban lingkungan dari limbah cair. Tahapan perencanaan ini dimulai dengan menganalisis kualitas dan karakteristik air limbah stabilizer thermal, melakukan pemilihan alternatif teknologi recovery limbah dilakukan dengan metode WRT dan menghitung dimensi unit recovery air limbah. Perancangan dilakukan berdasarkan karakteristik limbah dan reaksi yang terjadi, standar teknis nasional serta prinsip keberlanjutan. Hasil pemilihan teknologi yang paling efektif adalah evaporator kemudian destilat dikondensasi agar dapat digunakan sebagai air proses menggunakan kondensor kemudian konsentrat akan diolah kembali menggunakan alat rotary dryer untuk menurunkan kadar air agar dapat memenuhi standar pupuk ammonium klorida yaitu kadar air <1%. Pengolahan direncanakan pada debit 66,67 m3/hari. Biaya investasi alat untuk instalasi ini adalah Rp. 1.090.000.000,-. Hasil recovery air pada air limbah dapat mengakomodir proses washing secara keseluruhan dalam sistem.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).DETAIL ENGINEERING DESIGN (DED) WATER RESOURCE RECOVERY FACILITIES (WRRFs) AIR LIMBAH STABILIZER THERMAL ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.DETAIL ENGINEERING DESIGN (DED) WATER RESOURCE RECOVERY FACILITIES (WRRFs) AIR LIMBAH STABILIZER THERMAL ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text
MLA Style
.DETAIL ENGINEERING DESIGN (DED) WATER RESOURCE RECOVERY FACILITIES (WRRFs) AIR LIMBAH STABILIZER THERMAL ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text
Turabian Style
.DETAIL ENGINEERING DESIGN (DED) WATER RESOURCE RECOVERY FACILITIES (WRRFs) AIR LIMBAH STABILIZER THERMAL ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text