// <![CDATA[IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK DAN PERHITUNGAN SKOR BAHAYA DI SEDIMEN SUNGAI CILIWUNG]]> Dr. Dyah Marganingrum, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 20010601 - Iwan Juwana, S.T., M.EM., Ph.d. Dosen Pembimbing 1 ‘AIZATUL UMMAH / 252018120 Penulis
Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai yang melintasi Provinsi Jawa Barat dan Jakarta sekaligus sebagai badan air penerima limbah aktivitas manusia yang mengandung senyawa organik berbahaya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi senyawa organik pada sedimen Sungai Ciliwung dan menilai tingkat bahaya dari senyawa organik tersebut. Sampel sedimen diambil pada dua musim yang berbeda (musim hujan dan musim kemarau) di 4 lokasi (4 segmen) yang berbeda. Analisis senyawa organik dilakukan dengan metode GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectrophotometer). Sedangkan penilaian skor bahaya dilakukan dengan pedekatan metode CSI (The Chemistry Scoring Index). Hasil penelitian ini telah mendeteksi 39 jenis senyawa organik yang dikelompokkan berdasarkan pelabelan bahaya GHS (Globally Harmonized System). Skor tertinggi bahaya terdapat pada senyawa 9H-Thioxanthen-9-one, 2-(1-methylethyl)-. Berdasarkan musim, skor bahaya senyawa organik pada musim hujan lebih tinggi (lebih berbahaya) dibandingkan pada musim kemarau. Sedangkan berdasarkan lokasi (segmen), semakin ke hilir, maka skor bahaya semakin tinggi.