// <![CDATA[BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR ACID SLUDGE MENGGUNAKAN BAKTERI PETROFILIK UNTUK MENYISIHKAN SENYAWA TOTAL PETROLEUM HYDROCARBON (TPH)]]> Prof. Dr. Ir. Etih Hartati, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 URSULA SELMA ANDHIANI DEWI / 252019086 Penulis
Pencemaran lingkungan akibat aktivitas eksplorasi dan produksi minyak bumi menimbulkan permasalahan serius, salah satunya adalah timbunan acid sludge yang bersifat korosif, berbahaya, dan mengandung senyawa Total Petroleum Hydrocarbon (TPH). Keberadaan TPH dalam tanah dapat menurunkan kesuburan, mengganggu keseimbangan ekosistem, serta menimbulkan risiko pencemaran berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menurunkan kandungan TPH pada tanah tercemar acid sludge melalui proses bioremediasi menggunakan bakteri petrofilik Pseudomonas sp.. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menganalisis pengaruh penambahan bulking agent terhadap kinerja bioremediasi serta memantau perubahan parameter pendukung pH, kelembaban, kandungan nitrogen, fosfat, dan jumlah koloni bakteri selama proses berlangsung. Metode penelitian dilakukan dengan 4 perlakuan selama 50 hari dengan beberapa variasi perlakuan, yaitu tanah tercemar (kontrol), tanah dengan bakteri + urea, tanah dengan bakteri + urea + bulking agent sekam padi, serta tanah dengan bakteri + urea + bulking agent kotoran kambing. Parameter yang dianalisis meliputi pH, kelembaban, TPH, total nitrogen, total fosfat, dan jumlah bakteri. Kandungan nitrogen dan fosfat juga dipantau sebagai indikator ketersediaan nutrisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar awal TPH rata-rata sebesar 16,43 mg/kg dapat diturunkan menjadi 1,36 mg/kg setelah bioremediasi. Reaktor paling efektif adalah Reaktor 4 (tanah + bakteri + urea + kotoran kambing) dengan efisiensi penyisihan TPH tertinggi dibanding perlakuan lainnya. Dengan demikian, bioremediasi menggunakan Pseudomonas sp. dengan dukungan nutrisi dan bulking agent terbukti mampu menurunkan kandungan TPH secara signifikan pada tanah tercemar acid sludge.