// <![CDATA[ANALISIS KUALITAS UDARA PARTIKULAT (PM1, PM2,5, DAN PM10) INDOOR DAN OUTDOOR DI KAWASAN RURAL KABUPATEN BANDUNG BARAT]]> Dr. Eng. Didin Agustian Permadi, S.T., M.Eng. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD IRHAM ANSHARI / 252020008 Penulis
Pencemaran udara oleh Particulate Matter (PM) adalah permasalahan lingkungan yang langsung berdampak pada kesehatan. PM dapat berasal dari aktivitas dalam dan luar ruangan. Keberadaannya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, karakteristik bangunan, dan aktivitas manusia. Penelitian dilakukan dengan mengukur PM menggunakan alat AirVisual di dalam dan luar ruangan dan menghitung volume lalu lintas yang melewati ruas jalan tertentu. Pemilihan lokasi didasarkan pada kawasan perdesaan meliputi jalan arteri, kolektor, dan lokal. Pengukuran dilakukan selama 3 hari, 2 hari kerja dan 1 hari libur pukul 07.00 – 15.00 pada musim kemarau bulan Agustus 2024. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah kendaraan mempengaruhi konsentrasi partikulat. Volume kendaraan pada jalan arteri = 20.144 kendaraan, kolektor = 7.948 kendaraan dan lokal = 531 kendaraan. Pada jalan arteri memiliki konsentrasi PM di dalam dan luar ruangan tertinggi dibandingkan jalan kolektor dan lokal. Rasio I/O tertinggi tercatat di lokasi arteri dengan nilai PM1 = 2,79, PM2,5 = 1,91, dan PM10 = 2,16 yang menandakan dominasi sumber pencemar dari dalam ruangan. Perbedaan konsentrasi di dalam dan luar ruangan ini disebabkan oleh aktivitas dalam ruangan, seperti merokok dan memasak serta kondisi ventilasi yang buruk. Hasil analisis menunjukan korelasi negatif antara partikulat dengan suhu dan korelasi positif dengan kelembaban. Kualitas udara dalam ruangan dipengaruhi oleh aktivitas penghuni seperti memasak dan merokok, kondisi ventilasi, dan emisi dari luar seperti pembakaran biomassa dan emisi kendaraan.