PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM (IPAM) PASIRKALIKI, KOTA CIMAHI
Minimnya tingkat pelayanan air bersih pada Kota Cimahi mengakibatkan terjadinya krisis air pada beberapa kelurahan di Kota Cimahi, khususnya pada Kelurahan Melong, Cibeureum, Cigugur Tengah dan Cibabat yang mengalami krisis air bersih lebih besar dibandingkan dengan kelurahan lainnya (DIKPLHD, 2023). Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air bersih pada wilayah pelayanan, serta merancang skema pengolahan dan menentukan dimensi unit pengolahan yang sesuai dengan kondisi eksisting. Metode penelitian ini diawali dari penentuan lokasi studi, analisis sumber air baku yang digunakan, proyeksi jumlah penduduk, proyeksi fasilitas umum dan penentuan alternatif skema pengolahan unit. Berdasarkan RPJMD Kota Cimahi, target cakupan pelayanan air
pada tahun 2042 direncanakan mencapai 77%. Namun dikarenakan terbatasnya jumlah air baku yang tersedia, dimana kuantitas air Sungai Cibeureum yang di izinkan hanya mencapai 150 liter per detik yang tentunya hal tersebut akan mempengaruhi tingkat cakupan pelayanan yang akan di layani oleh IPA Pasirkaliki.
Cakupan pelayanan khususnya untuk area domestik pada wilayah pelayanan hanya meningkat hingga 49%. Sedangkan pada sektor non-domestik tingkat pelayanan yang baru bisa di capai hinga 11%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM (IPAM) PASIRKALIKI, KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM (IPAM) PASIRKALIKI, KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text
MLA Style
.PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM (IPAM) PASIRKALIKI, KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text
Turabian Style
.PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM (IPAM) PASIRKALIKI, KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text