ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TERLARUT PADA AIR SUNGAI DAN POTENSI PENCEMARAN DI SUNGAI CIRASEA
Sungai Cirasea, bagian dari Sub-DAS Citarum Hulu, merupakan sumber air penting untuk pertanian, perikanan, dan kebutuhan domestik. Alih fungsi hutan menjadi lahan non-hutan meningkatkan beban pencemaran, termasuk logam berat yang bersifat toksik dan dapat terakumulasi dalam rantai makanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan logam berat (Mn, Fe, Cu, Pb, Cd, Cr, Hg) di Sungai Cirasea dengan metode Heavy Metal Pollution Index (HMPI) serta mengevaluasi risiko kesehatan menggunakan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Sampel diambil pada sembilan titik, diukur parameter fisika-kimia (pH, suhu, TDS, DO), dan kadar logam dianalisis dengan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil menunjukkan nilai HMPI mengindikasikan kualitas air masih aman, dengan pajanan logam berat <1 mg/kg/hari dan Risk Quotient (RQ) <1, sehingga risiko kesehatan berada pada kategori aman. Rendahnya risiko dipengaruhi oleh jenis tanah setempat yang mampu mengadsorpsi dan mengimobilisasi logam berat sehingga menurunkan bioavailabilitas. Meski demikian, diperlukan pengelolaan limbah, pengawasan lahan, dan pemantauan kualitas air berkelanjutan untuk mencegah peningkatan risiko di masa mendatang.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TERLARUT PADA AIR SUNGAI DAN POTENSI PENCEMARAN DI SUNGAI CIRASEA ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TERLARUT PADA AIR SUNGAI DAN POTENSI PENCEMARAN DI SUNGAI CIRASEA ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text
MLA Style
.ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TERLARUT PADA AIR SUNGAI DAN POTENSI PENCEMARAN DI SUNGAI CIRASEA ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text
Turabian Style
.ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TERLARUT PADA AIR SUNGAI DAN POTENSI PENCEMARAN DI SUNGAI CIRASEA ().Teknik Lingkungan:FTSP,2025.Text