// <![CDATA[PERENCANAAN EKODRAINASE SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN BANJIR DI KECAMATAN SINDANG KABUPATEN INDRAMAYU]]> 120050503 - Dr. Eka Wardhani, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 NURUL MARYAM / 252020048 Penulis
Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, merupakan wilayah dengan tingkat bahaya banjir tinggi akibat perubahan tata guna lahan, peningkatan aliran permukaan, serta tidak tersedianya sistem drainase yang memadai. Permasalahan semakin diperparah oleh penurunan muka tanah dan intrusi air laut akibat eksploitasi air tanah berlebih. Penelitian ini bertujuan merencanakan sistem ekodrainase sebagai upaya pengendalian banjir berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi penentuan wilayah prioritas, analisis debit limpasan menggunakan HEC-HMS 4.13, serta perencanaan ekodrainase. Wilayah prioritas terpilih adalah Desa Terusan. Analisis debit limpasan dilakukan dengan membagi Desa Terusan menjadi 16 zona. Zona 9 menjadi fokus utama karena merupakan lokasi terjadinya banjir dikarenakan tidak memiliki drainase eksisting. Pada zona ini, debit 1,18 m³/detik dialirkan ke kolam retensi berkapasitas 5.525 m³, dengan sisa debit 0,054 m³/detik ditangani melalui 66 unit sumur resapan, sedangkan debit 1,76 m³/detik dialirkan menuju drainase primer. Rencana anggaran biaya yang diperlukan mencapai Rp912.121.000,00 untuk saluran drainase dan Rp2.554.482.000,00 untuk kolam retensi serta sumur resapan. Penerapan konsep ekodrainase diharapkan mampu mengurangi risiko banjir, mendukung konservasi air tanah, dan meningkatkan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.