// <![CDATA[AKUMULASI LOGAM BERAT PADA TANAMAN PADI DI AREA PERTANIAN CIPARAY, KABUPATEN BANDUNG]]> Dr. Eng. Diana Rahayuning Wulan, M.T Dosen Pembimbing 2 Mila Dirgawati, S.T., M.T., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 Rohimah / 252021051 Penulis
Penelitian ini menganalisis tingkat akumulasi logam berat pada tanaman padi di area pertanian Desa Ciparay, Kabupaten Bandung, yang sumber irigasinya berasal dari Sungai Cirasea. Pengujian dilakukan pada akar, batang, dan bulir padi untuk logam Pb, Ni, Mn, dan Cu menggunakan metode ICP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logam Pb dan Ni tidak terdeteksi, sedangkan logam Mn dan Cu terdeteksi dengan konsentrasi tertinggi pada bagian akar, diikuti batang, dan bulir. Nilai faktor biokonsentrasi (BCF) menunjukkan Mn pada akar dan batang >1 (akumulator), sedangkan seluruh bagian tanaman untuk Cu bersifat excluder. Faktor translokasi (TF) menunjukkan Mn lebih dominan berpindah dari akar ke batang, sementara Cu pada beberapa sampel dapat berpindah ke bulir. Nilai Hazard index (HI) >1 mengindikasikan adanya potensi risiko non-karsinogenik jika beras dikonsumsi terus-menerus. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan risiko melalui pengurangan konsentrasi logam di lahan dan diversifikasi pangan.