// <![CDATA[STUDI PENGARUH CORONA DISCHARGE DENGAN BERBAGAI UKURAN DAN JARAK ELEKTRODA, TEMPERATUR DAN KELEMBAPAN TERHADAP PEMBANGKITAN OZON]]> Prof. Dr. Waluyo, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 REYNAR GERSON AZARYA / 112018003 Penulis
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai parameter fisik dan lingkungan terhadap pembangkitan ozon menggunakan metode corona discharge. Ozon (O₃) memiliki potensi besar sebagai agen sterilisasi dan pengolahan limbah, namun sifatnya yang tidak stabil menuntut produksi langsung di lokasi penggunaannya. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji pengaruh ukuran dan jarak elektroda, tegangan input, laju aliran oksigen, suhu, kelembaban, serta medan listrik dan medan magnet terhadap jumlah ozon yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan sistem tube-in-wire pada tegangan hingga 7,5 kV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ozon tertinggi ditemukan pada elektroda dengan diameter 0,5 mm, mencapai 1,67 mg/m³, dan tegangan input 6000 V hingga 8000 V. Sementara itu, pada elektroda dengan diameter 2,5 mm, konsentrasi ozon berkisar antara 0,20 mg/m³ hingga 0,80 mg/m³. Laju aliran oksigen juga mempengaruhi hasil, dengan laju aliran 1 Liter Per Minute menghasilkan konsentrasi ozon yang lebih tinggi (sekitar 1,60 mg/m³) dibandingkan dengan laju aliran 5 LPM, yang menghasilkan konsentrasi ozon sekitar 0,20 mg/m³ hingga 0,80 mg/m. Faktor lingkungan, seperti kelembaban, memiliki pengaruh negatif terhadap pembangkitan ozon, dengan peningkatan kelembaban dari 80% menjadi 100% menyebabkan penurunan konsentrasi ozon sebesar ≈0,5 mg/m³. Analisis Fast Fourier Transform (FFT) dan Total Harmonic Distortion (THD) menunjukkan bahwa distorsi harmonik yang tinggi dapat memengaruhi kestabilan sistem. Tegangan input dan ukuran elektroda terbukti sebagai faktor dominan dalam pembentukan ozon, dengan elektroda kecil dan tegangan tinggi memberikan hasil yang optimal. Penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan teknologi generator ozon yang lebih baik untuk aplikasi industri dan medis.