// <![CDATA[PEMODELAN 3D EKSTERIOR MASJID AL-SYURO MENGGUNAKAN TEKNOLOGI TLS DAN FOTOGRAMETRI DRONE]]> 0421049203 - Gusti Ayu Jessy Kartini, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 Muhammad Haikal Rasyid / 232021053 Penulis
Masjid Al-Syuro, sebagai Situs Cagar Budaya Nasional di Garut, memiliki nilai sejarah dan arsitektur Art Deco yang unik, memerlukan representasi 3D untuk pemeliharaan dan pelestarian di tengah ancaman pembangunan kota. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model 3D eksterior Masjid Al-Syuro melalui integrasi teknologi Terrestrial Laser Scanner (TLS) dan fotogrametri Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Data akuisisi TLS dilakukan menggunakan Leica RTC360, menghasilkan 18 pemindaian yang kemudian diregistrasi dengan metode cloud-to-cloud menghasilkan RMSE 0,003m. Sementara itu, data UAV diperoleh menggunakan DJI Phantom 4 Pro V2 pada ketinggian 40 meter dengan 115 gambar dan 3 Ground Control Point (GCP) , lalu diproses melalui Align Photos dan georeferensi di Agisoft Metashape. Integrasi kedua data point cloud ini dilakukan di Cyclone 3DR menggunakan metode N-point registration. Setelah integrasi, dilakukan filtering untuk mengurangi noise, menghasilkan 274.738.310 point cloud dari total awal 655.889.100. Proses dilanjutkan dengan meshing dan texturing menggunakan metode Scan-to Mesh untuk membentuk model 3D. Hasil penelitian menunjukkan model 3D eksterior Masjid Al-Syuro yang akurat telah terbentuk dengan baik meskipun berasal dari dua metode berbeda. Validasi kualitas geometris melalui pengukuran 16 sampel objek dan uji statistik t-distribusi dengan selang kepercayaan 95% menyimpulkan tidak ada perbedaan signifikan antara data model 3D dengan ukuran sebenarnya di lapangan. Meskipun demikian, terdapat keterbatasan pada detail di area tertentu akibat penghalang objek dan spesifikasi drone yang digunakan. Secara keseluruhan, pendekatan gabungan TLS dan UAV terbukti efektif dalam menyajikan dokumentasi 3D komprehensif untuk keperluan konservasi, restorasi, dan pengelolaan warisan budaya. Masjid Al-Syuro, a National Cultural Heritage Site in Garut, possesses unique historical and Art Deco architectural value, necessitating 3D representation for its maintenance and preservation amidst the threats of urban development. This research aims to generate a 3D exterior model of Masjid Al-Syuro by integrating Terrestrial Laser Scanner (TLS) and Unmanned Aerial Vehicle (UAV) photogrammetry technologies. TLS data acquisition was conducted using a Leica RTC360, resulting in 18 scans that were then registered using a cloud-to-cloud method, yielding an RMSE of 0,003m. Simultaneously, UAV data was obtained using a DJI Phantom 4 Pro V2 at a flight height of 40m, capturing 115 images, and utilizing 3 ground control points (GCPs), subsequently processed through Align Photos and georeferencing in Agisoft Metashape. The integration of these two point cloud datasets was performed in Cyclone 3DR using the N-point registration method. Following integration, filtering was applied to reduce noise, resulting in 274,738,310 point clouds from an initial total of 655,889,100. The process continued with meshing and texturing using the Scan-to-Mesh method to form the 3D model. The research results demonstrate that an accurate 3D exterior model of Masjid Al-Syuro was successfully formed, despite originating from two different methods. Geometrical quality validation through manual measurement of 16 sample objects and a t-distribution statistical test with a 95% confidence interval concluded that there was no statistically significant difference between the 3D model's dimensions and actual field measurements. Nevertheless, limitations in detail were observed in certain areas due to object obstructions and the specifications of the drone used. Overall, the combined TLS and UAV approach proved effective in providing comprehensive 3D documentation for the conservation, restoration, and management of cultural heritage.