ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI DESA INDRA SARI, KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI RANDOM FOREST PADA PLATFORM GOOGLE EARTH ENGINE
Perubahan tutupan lahan dari vegetasi, dan lahan terbuka menjadi lahan terbangun semakin meningkat seiring dengan bertambahnya kebutuhan lahan untuk pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan tutupan lahan di Desa Indra Sari, Kabupaten Banjar, pada periode 2019–2024. Data yang digunakan berupa citra Sentinel-2A, yang diproses dan diklasifikasikan menggunakan algoritma Random Forest melalui platform Google Earth Engine (GEE). Tiga kelas tutupan lahan ditetapkan, yaitu vegetasi, lahan terbuka dan lahan terbangun. Proses validasi dilakukan menggunakan confusion matrix dan penghitungan nilai Overall Accuracy serta Kappa Coefficient. Hasil klasifikasi menunjukkan kenaikan dan penurunan luas vegetasi dari 866.950 m² pada tahun 2019 hingga menjadi 940.290 m² pada tahun 2024, serta peningkatan luas lahan terbangun dari 724.352 m² menjadi 1.142.721 m² pada periode yang sama. Ditemukan pula perubahan tutupan lahan yang tidak umum, seperti dari permukiman menjadi lahan terbuka, yang diduga akibat perubahan fungsi bangunan, pembongkaran, atau kesalahan klasifikasi yang memerlukan validasi lebih lanjut. Temuan ini mengindikasikan terjadinya perubahan tutupan lahan yang signifikan dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Land cover change from vegetation and open land to built-up land has been increasing in line with the growing demand for land for development purposes. This study aims to analyze the dynamics of land cover change in Indra Sari Village, Banjar Regency, during the period 2019–2024. The data used are Sentinel-2A images, which are processed and classified using the Random Forest algorithm through the Google Earth Engine (GEE) platform. Three land cover classes are defined: vegetation, open land, and built-up land. The validation process is conducted using a confusion matrix along with the calculation of Overall Accuracy and Kappa Coefficient values. The classification results show fluctuations in the area of vegetation, increasing from 866,950 m² in 2019 to 940,290 m² in 2024, and a significant increase in built-up area from 724,352 m² to 1,142,721 m² during the same period. Uncommon land cover changes are also observed, such as settlements transforming into open land, which may result from changes in building function, demolition, or classification errors that require further validation. These findings indicate significant land cover changes that can serve as a basis for policy-making and sustainable development at the village level.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2025).ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI DESA INDRA SARI, KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI RANDOM FOREST PADA PLATFORM GOOGLE EARTH ENGINE ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI DESA INDRA SARI, KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI RANDOM FOREST PADA PLATFORM GOOGLE EARTH ENGINE ().Teknik Geodesi:FTSP,2025.Text
MLA Style
.ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI DESA INDRA SARI, KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI RANDOM FOREST PADA PLATFORM GOOGLE EARTH ENGINE ().Teknik Geodesi:FTSP,2025.Text
Turabian Style
.ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI DESA INDRA SARI, KALIMANTAN SELATAN MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI RANDOM FOREST PADA PLATFORM GOOGLE EARTH ENGINE ().Teknik Geodesi:FTSP,2025.Text