// <![CDATA[PERANCANGAN BRAND IDENTITY USAHA KOPI KELILING SEBAGAI ALTERNATIF UMKM DI LOMBOK TIMUR]]> 0416086901 - Aldrian Agusta, S.Sn., M.Ds. Dosen Pembimbing 1 Baedhowi Naufal Kurnia / 332020014 Penulis
Usaha kopi keliling di Lombok Timur memiliki potensi besar sebagai alternatif bagi pengembangan sektor UMKM, namun tantangan yang dihadapi adalah bagaimana menciptakan identitas merek yang kuat dan mudah dikenali oleh konsumen. Perancangan brand identity bertujuan untuk membangun citra usaha kopi keliling yang unik dan relevan dengan budaya lokal, sehingga dapat menarik minat konsumen sekaligus memperkuat posisi usaha dalam pasar yang semakin kompetitif. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan desain komunikatif dengan tahapan perencanaan, analisis target pasar, eksplorasi visual, serta perancangan elemen-elemen brand identity seperti logo, warna, tipografi, kemasan, dan media promosi. Hasil perancangan menunjukkan bahwa identitas merek yang konsisten dan relevan dengan karakter lokal mampu meningkatkan daya tarik visual dan memperkuat citra usaha di mata konsumen. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan branding bagi UMKM lainnya di Lombok Timur dalam membangun citra profesional dan memperluas jangkauan pasar serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan sektor UMKM di daerah tersebut. Mobile coffee shops in East Lombok have great potential as an alternative for developing the MSME sector, but the challenge is how to create a strong and easily recognizable brand identity for consumers. Brand identity design aims to build a unique and culturally relevant image for mobile coffee shops, thereby attracting consumers and strengthening the business's position in an increasingly competitive market. This study uses a communicative design approach with stages of planning, target market analysis, visual exploration, and designing brand identity elements such as logos, colors, typography, packaging, and promotional media. The design results show that a consistent and relevant brand identity with local characteristics can increase visual appeal and strengthen the business's image in the eyes of consumers. This design is expected to become a model for branding development for other MSMEs in East Lombok in building a professional image and expanding market reach, as well as making a positive contribution to the growth and sustainability of the MSME sector in the region.