// <![CDATA[PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI SEJARAH KEANEKARAGAMAN BUDAYA MINUM TEH DI INDONESIA UNTUK USIA 13-15 TAHUN]]> 0403088105 - Dr. Agustina Kusuma Dewi, S. Sos., M. Ds. Dosen Pembimbing 1 Desilva Ramadhini / 33-2021-101 Penulis
Teh di Indonesia bukan hanya sebagai bahan konsumsi masyarakat, namun juga bagian dari budaya yang memiliki sejarah Panjang dan variasi tradisi di berbagai daerah. Namun, kesadaran generasi muda terhadap keanekaragaman budaya minum teh di Indonesia masih sangat rendah, oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang buku ilustrasi yang memperkenalkan sejarah dan tradisi minum teh di Indonesia kepada remaja usia 13-15 tahun. Perancangan ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kerangka Desain Thinking yang terdiri dari 5 tahap yaitu: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi literatur terkait budaya minum teh di Indonesia. Tahap perancagan mencakup pengembangan konsep, pemilihan ilustrasi, serta penyusunan narasi yang menarik dan sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak. Hasil dari perancangan ini diharapkan dapat menghasilkan buku ilustrasi yang tidak hanya edukatif, tetapi juga buku yang interaktif dan menarik. Buku ini juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak, serta menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia. Dengan pendekatan visual yang menarik, rancangan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan memperkuat pemahakan sejarah sejak usia dini. Tea in Indonesia is not only the consumption of the people, but also part of a culture that has a long history and variations in traditions in various regions. However, the awareness of the younger generation towards the diversity of tea culture in Indonesia is still very low, therefore, this research aims to design illustrated books that introduce the history and traditions of tea drinking in Indonesia to teenagers aged 10-15. This design uses descriptive qualitative research methods with a five-step design thinking framework approach: Empatihze, Define, Ideate, Prototype, and Test. Data was collected through interviews, observations and literature studies related to tea culture in Indonesia. The design phase includes concept development, selection of illustrations, and compilation of narratives that are interesting and appropriate to the level of understanding of children. The results of this design are expected to produce illustrative books that are not only educational but also interactive and interesting. The book can also be used as a fun learning medium for children, as well as fostering appreciation for Indonesian cultural heritage. With an interesting visual approach, the design is expected to increase interest in reading and strengthen historical literacy from an early age.