// <![CDATA[PERANCANGAN MEDIA KAMPANYE MELALUI KOMUNITAS LARI “CUBIC STEPS” SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN RUANG EKSPRESI GAYA HIDUP]]> 0401108804 - Inko Sakti Dewanto, ST., M.Ds. Dosen Pembimbing 1 Ikhsan Nurfaisal / 33-2021-116 Penulis
Dalam beberapa tahun terakhir, lari telah berkembang dari sekadar aktivitas olahraga menjadi bagian dari gaya hidup di lingkungan perkotaan. Bagi banyak orang, lari bukan hanya tentang kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk mengekspresikan diri, terhubung dengan komunitas, dan merayakan budaya populer. Fenomena ini dapat dilihat dari bagaimana fashion dan musik menjadi elemen yang semakin melekat dalam dunia lari. Penggunaan outfit tertentu, seperti baju band, sneakers ikonik, aksesoris pendukung tidak lagi hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mencerminkan identitas dan preferensi pribadi pelari. Musik pun memainkan peran penting dalam membangun pengalaman berlari, di mana pilihan lagu dapat memengaruhi ritme, motivasi, bahkan membentuk subkultur dalam komunitas pelari di kota-kota besar. Di kota-kota besar, lari semakin terintegrasi dengan tren budaya dan komunitas yang lebih luas. Banyak kelompok lari yang terbentuk bukan hanya atas dasar olahraga, tetapi juga karena kesamaan selera dalam fashion dan musik. Mereka menciptakan ruang baru di mana lari menjadi lebih dari sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari ekspresi diri dan interaksi sosial. Melihat fenomena ini, proyek ini bertujuan untuk merancang branding serta aktivasi kampanye digital yang dapat memperkuat narasi lari sebagai gaya hidup yang dinamis, personal, dan terhubung dengan budaya populer. In recent years, running has evolved beyond a mere physical activity into an essential part of urban lifestyle. For many individuals, running is no longer solely about maintaining physical health, but has become a means of self-expression, community engagement, and celebration of popular culture. This shift is evident in the increasing presence of fashion and music within the running culture. Specific outfit choices such as band t-shirts, iconic sneakers, and functional accessories serve not only technical purposes but also reflect personal identity and aesthetic preference. Music also plays a vital role in shaping the running experience, influencing rhythm, motivation, and even fostering subcultural movements within urban running communities. In major cities, running is becoming more integrated with cultural trends and community dynamics. Many running groups are formed not just out of a shared interest in exercise, but from common tastes in fashion and music. These communities create new spaces both physical and social where running becomes a multidimensional expression of identity and social interaction. Responding to this phenomenon, this project aims to develop branding and digital campaign activations that reinforce the narrative of running as a dynamic, personal lifestyle closely intertwined with elements of contemporary urban culture.