// <![CDATA[PABRIK INDUSTRI GARMENT.]]> YUSUP WIJAYA / 21.2005.055 / AR Dosen Pembimbing 1 Bambang Subekti, Ir., MT. Mamiek Nur Utami, IR., MM. Tito Tisnasaputra, Ir., MT.
Beberapa kawasan Industri dikota bandung mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama pada system produksi produksi pakain, garment merupakan salah satu kebutuhan pokok disamping kebutuhan pangan. Kebutuhan akan bahan jadi ini akan terus meningkatkan dengan adanya pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi Dunia garment Indonesia pada saat ini pada dasarnya di nilai telah memiliki kualitas tertentu dalam dunia garment Internasional. Mengingat akan bahan baku tekstil semakin meningkat dan sesuai dengan kebijakan pemerintah yaitu swasembada tekstil dalam negri termasuk bahan baku dan peralatan maka swasembada di bidang tekstil merupakan salahsatu sasaran untuk turut mensukseskan pembangunan sosial untuk itu perlu adanya suatu wadah untuk menghasilkan bahan jadi agar dapat menghemat devisa di samping itu keuntungan lainnya seperti penyerapan tenaga kerja. Pabrik adalah tempat berlangsungnya aktifitas dari system integral yang terdiri dari manusia peralatan dan bahan yang di lengkapi dengan fasilitas fisik lainnya, pada perancangan pabrik ini tuntutan fungsi dan efisiensi lebih di utamakan di samping itu juga harus mempunyai fleksibilitas sebab teknologi terus berkembang dalam perencanaan ini juga harus di rencanakan agar orang di dalamnya mendapat kenyamanan kerja sehingga harus ada penataan ruang luar maupun ruang dalam. Adapun lingkup pembahasan aktifitas dalam proyek yang mempunyai aktifitas produksi, administrasi, dan pelayanan, mengatasi pencemaran terhadap lingkungan ditekankan bahwa untuk industri garment ini tidak mempunyai limbah yang dapat mencemarkan lingkungan akan tetapi hanya berupa limbah potongan kain-kain. Dalam mengatasi hal tersebut bangunan dan lahan hal ini di tekankan pada kapasitas dan aktifitas pabrik dalam kaitan sirkulasi, pembagian zone, persyaratan teknis struktur dan perlengkapan bangunan. Konsep Efisiensi diterapkan pada bangunan dalam hal peningkatan kualitas produksi dalam hal aktivitas di sekitar bangunan. Dengan pemanfaatan ruang luar sebagai ruang publik mampu meningkatkan nilai fungsi bangunan.