Detail Cantuman

MODEL PENGUMPULAN SAMPAH UNTUK SAMPAH YANG DIPILAH DAN SAMPAH YANG TIDAK DIPILAH (STUDI KASUS: RW 06 DAN RW 07 KELURAHAN MERDEKA)

MODEL PENGUMPULAN SAMPAH UNTUK SAMPAH YANG DIPILAH DAN SAMPAH YANG TIDAK DIPILAH (STUDI KASUS: RW 06 DAN RW 07 KELURAHAN MERDEKA)


Sampah, kata yang selalu berkonotasi buruk, kata apapun yang dilekatkan kepadanya, pasti akan berkonotasi buruk pula. Itulah yang terjadi apabila sampah dipandang sebagai beban lingkungan sehingga memerlukan dana dan tenaga yang besar, seperti kegiatan-kegiatan pengumpulan, pengangkutan dan pembuangan oleh aparat pemerintahan setempat melalui dinas kebersihan. Sebenarnya sampah bisa dipandang sebagai sumber daya ekonomi dengan kegiatan-kegiatan antara lain pemungutan, pemilahan dan penjualan sampah anorganik dan organik yang masih memiliki nilai untuk di daur ulang. Sistem pemilahan pengumpulan sampah merupakan lamgkah awal yang dapat dilakukan untuk mempermudah penerapan sistem pengelolaan sampah dengan metoda 3R (reduce, reuse, recycle). Sistem ini memberikan pengaruh yang baik, yaitu memberi kemudahan dalam pemanfaatan dan pengelolaan sampah lebih lanjut, misalnya dalam proses pengumpulan. Penelitian ini mencoba mensimulasikan jumlah tenaga kerja pengumpul terhadap jumlah Kepala Keluarga (KK) yang dilayani. Selain itu, penelitian ini mencoba membandingkan jumlah tenaga kerja yang diperlukan pada sistem pengumpulan sampah yang dipilah di sumbemya dengan sampah yang tidak dipilah, dengan indikator capture rate sebagai nilai tambah. Persamaan pengumpulan sampah dengan sistem wadah tinggal dari Integrated Solid Waste Management oleh George Tchobanoglous digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya adalah untuk sampah yang tidak dipilah, diperlukan satu orang tenaga kerja untuk setiap 32 KK. Untuk sampah yang dipilah diperlukan satu orang tenaga kerja untuk setiap 67 KK. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan berbagai indikator produktifitas kerja dalam perencanaan sistem pengumpulan untuk kondisi sampah yang sudah dipilah, untuk perencanaan pengelolaan sampah yang lebih menyeluruh.

Waste, always have a bad meaning, any words attached to it will also have a bad meaning. That's happened because waste is often viewed by a burden to the environment perspective, so it will have a lot of fund and resources such as collection, transportation and disposal activity by the govemment through sanitary services unit. Actually waste can be viewed as economic resources with picking up activity, segregation and sell organic/ inorganic waste that still has economic value to be recycled. Collecting segregated waste system is the early step to make waste management with 3R (reduce, reuse, recycle) methods implementation easier. This system is giving the good influences, such as in collecting system. This research is intended to simulate waste collectors number to served households number. Beside that, this research is tried to compare required waste collectors number between collecting system with segregation with collecting system without, capture rate indicators are used as an added value. Collecting system equations with stationary container system from Integrated Solid Waste Management by George Tchobanoglous are used in this research. The results are for not segregated waste one collector is required for every 32 households. For segregated waste one collector is required for every 67 households. Furthermore research with various working productivity is required in order to make comprehensive collecting system plan for segregated waste.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang ARIEF PERDANA / 252002043 - Personal Name
Dr. Ir. Tri Padmi Damanhuri - Personal Name
No. Panggil 114TL/03
Subyek sampah, pemilahan, pengumpulan, tenaga kerja pengu
tenaga kerja pengumpul.
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2003
Jurusan Teknik Lingkungan
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2003).MODEL PENGUMPULAN SAMPAH UNTUK SAMPAH YANG DIPILAH DAN SAMPAH YANG TIDAK DIPILAH (STUDI KASUS: RW 06 DAN RW 07 KELURAHAN MERDEKA)().Teknik Lingkungan:FTSP

.MODEL PENGUMPULAN SAMPAH UNTUK SAMPAH YANG DIPILAH DAN SAMPAH YANG TIDAK DIPILAH (STUDI KASUS: RW 06 DAN RW 07 KELURAHAN MERDEKA)().Teknik Lingkungan:FTSP,2003.Text

.MODEL PENGUMPULAN SAMPAH UNTUK SAMPAH YANG DIPILAH DAN SAMPAH YANG TIDAK DIPILAH (STUDI KASUS: RW 06 DAN RW 07 KELURAHAN MERDEKA)().Teknik Lingkungan:FTSP,2003.Text

.MODEL PENGUMPULAN SAMPAH UNTUK SAMPAH YANG DIPILAH DAN SAMPAH YANG TIDAK DIPILAH (STUDI KASUS: RW 06 DAN RW 07 KELURAHAN MERDEKA)().Teknik Lingkungan:FTSP,2003.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id