Detail Cantuman

STUDI EVALUASI HUBUNGAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN KEPADATAN LALU LINTAS DI KABUPATEN SUBANG, MAJALENGKA, CIREBON, KUNINGAN DAN KOTA BANJAR

STUDI EVALUASI HUBUNGAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN KEPADATAN LALU LINTAS DI KABUPATEN SUBANG, MAJALENGKA, CIREBON, KUNINGAN DAN KOTA BANJAR


Pencemaran lingkungan merupakan masalah penting yang sedang dihadapi oleh dunia termasuk Indonesia, terutama karena semakin meningkatnya jumlah penduduk dan pembangunan di segala bidang. Di Indonesia, kurang lebih 70% pencemaran udara disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor mengeluarkan zat-zat berbahaya yang dapat menimbulkan dampak negatif, baik terhadap kesehatan manusia maupun terhadap lingkungan. Manusia tidak bisa hidup tanpa udara selama hidupnya, rata-rata manusia tidak dapat mempertahankan hidupnya tanpa udara lebih dari tiga menit. Alasan tersebut dijadikan dasar dalam penelitian ini untuk mencari hubungan antara parameter kualitas udara ambien dengan kepadatan lalu lintas di Kabupaten Subang, Majalengka, Cirebon, Kuningan dan Kota . Banjar sebagai daerah lokasi pengukuran kualitas udara yang dilakukan oleh pihak BPLHD..

Data sekunder diperoleh dari hasil pengukuran yang dilakukan oleh BPLHD Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan Mobile Station. Data primer diperoleh dengan menghitung jumlah kendaraan bermotor yang melewati masing-masing daerah studi. Data primer dan sekunder tersebut dianalisis dengan metoda analisis korelasi linier sederhana, untuk melihat dan mengetahui seberapa kuat hubungan yang terjadi antara kedua variabel tersebut.

Dari seluruh daerah studi diperoleh parameter yang melebihi baku mutu adalah parameter PM10. Konsentrasi PM10 yang tertinggi diperoleh di Kabupaten Majalengka yaitu sebesar 160,85 µg/Nm³ pada hari kerja dan 211,20 µg/Nm³ pada hari libur dengan NAB = 150 µg/Nm³. Parameter kualitas udara yang dapat mengindikasikan pencemaran dari emisi kendaraan bermotor adalah parameter CO untuk kendaran berbahan bakar bensin dan parameter NO, untuk emisi kendaran berbahan bakar solar.

Dari seluruh nilai korelasi, nilai r yang tertinggi untuk korelasi CO dengan kendaraan berbahan bakar bensin didapat di Kabupaten Kuningan pada hari kerja (r = 0,8865) dan nilai r yang tertinggi untuk korelasi NOx dengan kendaraan berbahan bakar solar didapat di Kabupaten Kuningan pada hari kerja (r = 0,9291). Hal tersebut disebabkan karena lokasi pengukuran yang tepat berada di pusat kota dan dekat jalan raya. Nilal korelasi tertinggi antara parameter SO2 dengan jumlah kendaraan terdapat di Kabupaten Subang (r = 0,7099). Transportasi bukan merupakan sumber utama polutan SO2, tetapi pembakaran bahan bakar pada sumbernya merupakan sumber utama polutan SO, misalnya pembakaran batu arang, minyak bakar, gas, kayu dan sebagainya (Fardiaz, 1992). Nilai korelasi SO₂ yang diperoleh tersebut diduga karena tingginya jumlah penduduk di Kabupaten Subang (86958 jiwa). Nilai korelasi tertinggi antara parameter Os dengan jumlah kendaraan diperoleh di Kabupaten Majalengka pada hari kerja, dengan nilair 0,8981 (bensin) dan r= 0,8996 (solar). Hal tersebut disebabkan karena jumlah kendaraan yang melewati jalur lalu lintas di Kabupaten ini sangat tinggi dan berada diantara banyak pepohonan sehingga NO, yang dihasilkan akan bereaksi dengan oksigen hasil dari fotosintesis menjadi Os. Ozon yang terbentuk seiring dengan besarnya NO, yang dihasilkan dari kendaraan bermotor.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang JATU PURWANTI / 252001028 - Personal Name
Prof. Dr. Juli Soemirat, MPH., PhD. - Personal Name
No. Panggil 173TL/06
Subyek pencemaran udara, kepadatan lalu lintas, PM10. Sul
Sulfur Dioksida (SO₂), Karbon Monoksida (CO), Ozon
Ozon (03), Nitrogen Dioksida (NO₂).
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2006
Jurusan Teknik Lingkungan
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2006).STUDI EVALUASI HUBUNGAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN KEPADATAN LALU LINTAS DI KABUPATEN SUBANG, MAJALENGKA, CIREBON, KUNINGAN DAN KOTA BANJAR().Teknik Lingkungan:FTSP

.STUDI EVALUASI HUBUNGAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN KEPADATAN LALU LINTAS DI KABUPATEN SUBANG, MAJALENGKA, CIREBON, KUNINGAN DAN KOTA BANJAR().Teknik Lingkungan:FTSP,2006.Text

.STUDI EVALUASI HUBUNGAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN KEPADATAN LALU LINTAS DI KABUPATEN SUBANG, MAJALENGKA, CIREBON, KUNINGAN DAN KOTA BANJAR().Teknik Lingkungan:FTSP,2006.Text

.STUDI EVALUASI HUBUNGAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN KEPADATAN LALU LINTAS DI KABUPATEN SUBANG, MAJALENGKA, CIREBON, KUNINGAN DAN KOTA BANJAR().Teknik Lingkungan:FTSP,2006.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id