PEMBUATAN SISTEM PYROLYSIS ASPAL MENJADI BAHAN BAKAR DIESEL
Kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat, sementara ketersediaan sumber fosil semakin terbatas. Pyrolysis menjadi solusi untuk mengubah bahan organik menjadi minyak, gas, dan arang tanpa oksigen. Aspal, yang kaya hidrokarbon, dapat dikonversi menjadi bahan bakar cair mirip diesel melalui proses pyrolysis. Penelitian ini bertujuan merancang, membuat, dan menguji sistem pyrolysis aspal berkapasitas 10 liter. Tahapan pembuatan meliputi pembuatan cover pyrolysis, penyusunan bata tahan api, pemasangan rockwool, modifikasi tabung reaktor, serta pemasangan sistem kontrol dan power supply. Pengujian alat dilakukan dalam tiga tahap. Pengujian pertama dari 30°C hingga 400°C terhenti pada 300°C akibat overheat pada kabel, menunjukkan perlunya penyesuaian kelistrikan. Pengujian kedua dari 170°C hingga 400°C berhasil mencapai target dengan laju pemanasan stabil, membuktikan efisiensi sistem isolasi dan pemanas. Pengujian ketiga dari 400°C ke 450°C menunjukkan alat mampu mencapai suhu maksimum, namun beberapa komponen pendukung mengalami kerusakan akibat keterbatasan ketahanan panas. Hasil penelitian menunjukkan sistem pyrolysis mampu beroperasi hingga 450°C sesuai rancangan. Perbaikan pada material komponen pendukung dan sistem kelistrikan diperlukan untuk operasi yang lebih aman dan andal. Sistem ini berpotensi menjadi alternatif energi mandiri dan ramah lingkungan dari aspal.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2026).PEMBUATAN SISTEM PYROLYSIS ASPAL MENJADI BAHAN BAKAR DIESEL ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.PEMBUATAN SISTEM PYROLYSIS ASPAL MENJADI BAHAN BAKAR DIESEL ().Teknik Mesin:FTI,2026.Text
MLA Style
.PEMBUATAN SISTEM PYROLYSIS ASPAL MENJADI BAHAN BAKAR DIESEL ().Teknik Mesin:FTI,2026.Text
Turabian Style
.PEMBUATAN SISTEM PYROLYSIS ASPAL MENJADI BAHAN BAKAR DIESEL ().Teknik Mesin:FTI,2026.Text